Khamis, 18 April 2013

UMNO BN AKAN KALAH DALAM PILIHAN RAYA YANG 13

Jumaat lepas Mahathir telah bercakap lagi, kali ini di Lembah Pantai. Walaupun usia sudah begitu lanjut Dr M tetap mundar-mandir berkempen untuk kemenangan BN dalam pilihanraya nanti. Mahathir tidak ada masa untuk menjadi seorang negarawan tetapi beliau tetap seorang ahli politik semata-mata. Tetapi itu pilihan beliau sendiri.

Dr Mahathir berkata jika Pakatan Rakyat memerintah ia akan memerintah sampai bila-bila dan tidak akan berpeluang lagi bagi BN untuk kembali ke Putrajaya jika rakyat memberikan mandat kepada Pakatan Rakyat kali ini. Apa yang diperkatakan oleh Mahathir itu ada kebenarannya. Kata Dr M jika Pakatan memerintah ia akan memerintah buat selama-lamanya.

Belajar melalui kesilapan dan kesalahan orang lain merupakan cara pembelajaran yang paling baik kerana ia tidak melibatkan pihak sendiri dalam proses pembelajaran itu. Tindakan Mahathir keluar berkempen ini merupakan satu petanda yang BN berada di dalam keadaan terdesak. Pilihanraya kali ini merupakan pilihanraya yang paling sengit pernah dialami oleh BN sejak dahulu.

Jika Mahathir terus keluar berkempen ianya memberikan semangat yang kuat untuk rakyat membantu Pakatan Rakyat untuk mengambil alih pentadbiran negara. Ianya menandakan yang PR hanya perlu sedikit sahaja usaha lagi untuk mengambil alih Putrajaya itu.

Dengan tindakan Dr Mahathir itu memberikan satu kenyataan yang membantu PR untuk mengambil alih Putrajaya itu adalah usaha yang jauh lebih mudah dari usaha untuk mempertahankannya untuk BN. Jika memberikan mandat kepada Pakatan Rakyat lebih senang dari memberikan mandat itu kepada BN, kita ambillah jalan yang lebih mudah itu. Berikan sahaja mandat itu kerpada Pakatan Rakyat.

Kita ingatkan pilihanraya pada tahun 2008 dahulu adalah pilihanraya yang terburuk bagi UMNO dan BN dalam sejarah dan keadaan itu tidak akan lebih buruk lagi selepas itu. Rupa-rupanya pandangan dan tanggapan itu ternyata meleset kerana pentadbiran di bawah Najib adalah lebih buruk dan lemah lagi jika dibandingkan dengan zaman pentadbiran Pak Lah dahulu.

Kata-kata Dr M yang Pakatan Rakyat akan memerintah selama-lamanya jika pakatan tiga parti itu memenangi PRU nanti, membuktikan satu fakta yang mesti kita lihat dengan jelas. Ianya bermakna PR akan mentadbir dengan lebih baik dari BN dan ini merupakan pengakuan Dr M yang UMNO sekarang tidak baik. Jika BN kalah rakyat tidak akan mengembalikan kuasa kepadanya lagi. Jika rakyat tidak memberikan mandat lagi kepada BN, komponen itu akan hilang terus dan tidak berdaya lagi untuk bergerak.

Kata-kata Dr Mahathir itu juga merupakan pengakuan yang BN sekarang ini hanya bergantung kepada kuasa yang disalahgunakan itulah yang mengekalkan BN di Putrajaya selama ini. Jika begitu Dr M berkata, sekaligus beliau mengakui yang Pakatan Rakyat adalah pihak yang lebih baik untuk sebagai pemerintah kerana tidak mungkin rakyat akan mengekalkan PR memerintah jika mereka (PR) tidak memerintah secara telus dan bersih secara relatifnya.

Bagi rakyat, mana sahaja parti yang mampu memberikan pemerintahan yang adil dan saksama itulah parti yang perlu diberikan mandat. Jika PR melakukan kerja-kerja yang tidak baik setelah memerintah rakyat juga akan akhirnya mengenepikan mereka. Tetapi rakyat faham dan berkeyakinan perbezaan akan terlihat jika kali ini rakyat memberikan peluang kepada PR untuk mentadbir pula.
Dengan mandat kepada PR itu ia juga boleh memberitahu semua yang merasakan mereka itu berkuasa untuk kembali berfikir yang kuasa politik itu letaknya di tangan rakyat berbilang kaum. Buat seketika ini memberikan mandat kepada PR adalah satu-satunya jalan untuk menunjukkan kepada semua bahawa kuasa memilih itu adalah kuasa rakyat. Negara ini rakyat yang punya bukannya sesiapa yang telah kufur nikmat itu.

Tetapi dalam pada mengakui kekuatan dan kebolehan Pakatan Rakyat mentadbir kenapa Dr Mahathir menyeru rakyat untuk menyokong BN lagi? Kenapa? Itu ada sebabnya.

Jawapannya boleh diagak dengan mudah. Untuk mengagaknya seseorang itu tidak payah pergi sekolah tinggi-tinggi. Ia adalah berkaitan dengan masalah mereka (UMNO) itu sendiri. Maklum sajalah sudah terlalu lama memerintah. Selama ini UMNO berfikir yang parti itu akan memerintah buat selama-lamanya maka mereka telah banyak melakukan kerja-kerja yang bertentangan dengan kehendak rakyat.

Oleh kerana mereka tidak terfikir yang UMNO suatu hari nanti akan jatuh, mereka telah melakukan banyak kemungkaran politik dan ekonomi yang mereka boleh tutup dan lindungi dari pengetahuan rakyat dengan pengaruh dan kuasa yang ada kepada mereka.

Bagi menulis tentang isu kenapa mereka (UMNO) dan Dr Mahathir masih menyeru rakyat memilih BN walaupun beliau mengakui kewibawaaan PR itu, elok saya tulis sedikit dalam posting saya besok hari.

Apa yang saya tulis itu mungkin ibarat menyuluh tempat yang terang, tetapi masih ramai lagi yang masih lagi tidak nampak walaupun jawapannya berada di tempat yang begitu terang.

TIPS KEHAMILAN YANG SIHAT


Saya tidak pernah merasa puas ataupun sebahagia ketika saya hamil. Kulit saya menjadi bersinar, dapat tidur dengan nyenyak, dan saya bisa bermimpi indah! Kedua kehamilan saya begitu menyenangkan, meskipun saya harus melewati masa ngidam yang cukup panjang, tetapi yang lainnya begitu indah, dan berakhir dengan dua proses kelahiran yang lancar tanpa kesulitan yang berarti. Saya tahu saya memang beruntung, tapi saya juga mengikuti semua petunjuk yang diberikan dokter, dan saya pikir hal itu sangat berpengaruh pada betapa mudahnya kehamilan yang saya jalani. Berikut adalah beberapa tips untuk menjalani kehamilan yang sehat dan bahagia.
1. Rencanakan Di Depan
Meskipun ada saja istilah yang bisa kita katakan dengan kehamilan tanpa direncanakan, seperti anak bungsu saya, namun ada keuntungan besar secara kesehatan untuk merencanakan kehamilan secara bijak sejak jauh-jauh hari. Merencanakan kehamilan bisa berarti Anda mulai berhenti merokok jika Anda masih merokok, mulai mengkonsumsi suplemen asam folat, dan bahkan mengunjungi dokter yang dapat membantu Anda untuk menyingkirkan obat-obat yang mungkin memiliki efek samping yang berbahaya sebelum sel telur bertemu dengan sel sperma dan semuanya dapat berjalan dengan baik.
2. Cari Dokter Terbaik
Dokter Anda mungkin akan menjadi pasangan sejati Anda dalam menjalani seluruh proses ini, yang sangat berperan bagi keselamatan calon anak Anda yang baru sebesar biji kacang. Itulah sebabnya sangat penting untuk menemukan spesialis kandungan yang dapat Anda percaya, seseorang yang dapat mendengar dan memahami apa yang Anda inginkan dan butuhkan. Mintalah rekomendasi dari teman maupun keluarga Anda, dan janganlah takut berkenalan dengan dokter-dokter tersebut sebelum Anda memutuskan siapa yang akan Anda pilih.
3. Banyak Beristirahat
Saya akan sangat menekankan hal ini – menumbuhkan bayi yang sehat dan tetap menjaga diri Anda sendiri untuk tetap sehat begitu melelahkan sehingga Anda membutuhkan banyak waktu untuk beristirahat! Sisihkan waktu untuk tidur siang (atau paling tidak untuk bersantai) setiap hari, dan pastikan Anda cukup tidur di malam hari.
4. Berolahraga
Menurut dokter saya, ini merupakan kunci untuk mendapatkan kehamilan yang sehat, persalinan yang lancar, dan cepat mengembalikan berat badan Anda seperti semula sebelum Anda hamil setelah bayi Anda lahir. Banyak wanita yang beranggapan bahwa hamil membuat mereka bebas dari olahraga dan bisa makan apa saja, namun itu sama sekali tidak benar! Konsultasikan pada dokter Anda untuk mengembangkan pola makan yang benar dan rencana olahraga yang sempurna bagi Anda dan bayi Anda.
5. Perhatikan Apa Yang Anda Makan
Sekali lagi, Anda tidak boleh berpikir karena Anda sedang hamil, maka Anda bisa memakan apapun yang Anda inginkan. Sebenarnya ada banyak makanan yang harus Anda hindari, seperti keju yang dipasteurisasi dan beberapa jenis ikan, dan ingatkah apapun yang Anda makan maupun minum, bayi Anda akan mendapatkannya juga!
6. Membuat Rencana Garis Besar...
Perencanaan, khususnya rencana kelahiran, tidak akan pernah persis seperti yang Anda inginkan. Akan ada begitu banyak variabel, terlalu banyak hal yang bisa saja terjadi! Tapi setidaknya buatlah rencana secara garis besar, kemas barang-barang yang kira-kira Anda butuhkan dalam sebuah tas beberapa minggu sebelum perkiraan kelahiran bayi Anda. Kemana akan menitipkan anak Anda yang lebih tua, siapa yang akan memberi makan hewan peliharaan, siapa yang akan menghubungi teman dan keluarga, dan apakah Anda akan melahirkan normal atau memakai obat penghilang rasa sakit, apakah Anda akan memberikan ASI atau menggunakan susu botol, dll.
7. Kumpulkan Orang Terdekat Anda
Terlepas dari siapa yang Anda inginkan untuk mendampingi Anda di ruang bersalin, merupakan sebuah ide yang fantastis untuk Anda dikelilingi dengan wanita yang Anda kenal, Anda cintai dan Anda percaya. Hindari wanita-wanita negatif yang hanya ingin menceritakan kisah-kisah horor mengenai kehamilan dan persalinan mereka. Sebagai gantinya mintalah teman dan orang-orang yang Anda cintai untuk senantiasa memberi dorongan kepada Anda.
Setelah Anda menemukan dokter yang tepat dan mengikuti semua sarannya serta membaca tips ini, Anda siap untuk menjalani pengalaman tak terlupakan ini dalam hidup Anda! Lebih dari segalanya pengalaman itu akan menjadi sebuah pengalaman yang paling berharga dalam hidup Anda.

Ahad, 7 April 2013

HINDARI MINUM MINUMAN AIR TEBU

Mohon luangkan waktu 2 menit untuk membaca ini. Postingan ini berasal dari email yang  dikirim oleh seorang teman yang ayahnya bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup di Singapore.
Info kesehatan – Tentang jus tebu
Seorang teman yang ayahnya bekerja untuk melewati pemeriksaan kesehatan pemerintah di informasi. Tugas mereka adalah untuk memeriksa semua pedagang asongan, makanan yang dimasak mereka, toko mereka kebersihan, dll.
Mereka menemukan jus tebu memiliki kandungan bakteri tertinggi di antara semua makanan…. Bahkan, itu telah melampaui batas yang  ditentukan.
Oleh karena itu, orang-orang harus mencari tahu mengapa. Mereka berkeliling semua toko tebu dan melihat cara menangani pedagang asongan mereka tebu, mencuci gelas, seluruh prosedur. Tapi mereka tidak bisa menemukan masalahnya.
Suatu hari, mereka tinggal sampai penutupan waktu dan menemukan beberapa fakta mengejutkan!
Setiap kali, para pedagang menutup toko mereka, mereka akan mencuci lantai dengan deterjen ….. Seperti kita ketahui, sisa tebu akan ditempatkan di bagian belakang toko, vertikal berdiri dan sebagai tebu sangat berpori, mereka cenderung untuk menyerap cairan apa pun di sekitar mereka. Selain air sabun, kotoran di penjaja ‘sepatu bot, kucing’ air seni, dll, semua akan diserap?
Sekarang, setiap kali aku makan di pusat jajanan, aku akan memperingatkan semua teman-temanku tentang ini dan tentu saja aku favorit saya berhenti minum jus tebu.
Seorang teman, yang mencintai jus tebu, sedang hamil. Dia selalu minum jus tebu. Anyway, suatu hari ia mengalami keguguran dan janin itu sudah seperti 6 atau 7 bulan. Ketika para dokter melakukan otopsi untuk mencari tahu mengapa tiba-tiba janin telah meninggal dalam dirinya. Mereka menemukan jejak dari beberapa bahan kimia yang ditemukan dalam air seni kucing … Jejak besar itu.
Meskipun tidak akan bisa menyakiti orang dewasa, itu sangat beracun untuk bayi, apa lagi janin?
Jadi mereka mencoba untuk menentukan bagaimana hal urin kucing ini bisa saja berakhir di janin. Ini berarti bahwa itu harus dicerna oleh ibu, kan ? Dan satu-satunya kesimpulan logis mereka bisa datang dengan adalah bahwa karena ini warung sari tebu pemegang tongkat hanya meninggalkan tergeletak di atas lantai basah dan kotor, itu tidak akan mungkin untuk berpikir bahwa kucing liar bisa mengencingi mereka tebu atau di dekat orang – tebu. Jadi pikirkan kembali disaat Anda akan memesan jus tebu favorit Anda!
Tolong sampaikan ini kepada setiap orang yang Anda kenal di Singapore & Malaysia. Mari kita mengambil tindakan untuk membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik & lebih aman bagi kita semua dan generasi yang akan datang..!
(fw.naomi)
Usai membaca email ini bulu kudukku langsung berdiri… Berdiri bulu romaku ( loh koq malah nyanyi sih … :D )
Di Indonesia pun banyak sekali yang menjual jus tebu segar, terkadang rasa haus membuat kita langsung saja tancap gas menegak habis jus tebu tersebut tanpa pernah kita ketahui ada apa dibalik itu semua. :D
Apakah kita pernah berpikir bagaimana cara pengolahan tebu tersebut menjadi jus tebu, apakah dicuci bersih ataukah malah langsung saja diperas. Bersihkah tangan si penjual (sudahkah cuci tangan atau malah bekas memegang sesuatu : ih jangan – jangan habis pegang bokong, upsss… ngupil atau ahhhhh… serem !!! )
Ya terkadang bukan harus terlalu pilih – pilih, tapi hari gini kalo tidak memilih yang baik akan berakhir dengan masalah. Pasalnya kalau kita asal pilih tempat makan atau tempat minum, alih – alih ingin mendapatkan kesehatan (kenyang) kita malah mendapatkan penyakit. Entahlah pasti ada aja yang kubawa dalam tas, kalau tidak tissue basah atau cairan pembersih tangan.
Untuk urusan sendok, garpu atau gelas, pasti kuperhatikan banget, dan pasti langsung dilap pake tissue atau dicuci dengan air. Heheheheh… tapi kalau untuk makanan ya hajar aja, karena aku berpikir kalau makanannya panas pasti kumannya mati padahal gak juga sih :D .
Tapi disamping itu semua, memang kita harus mengutamakan kesehatan, karena “SEHAT itu MAHAL”.
Meski diatas semua itu, karena ada sang penentu takdir yang menentukan kesehatan kita, tetapi jika kita bisa menjaga kesehatan, itu pun merupakan pahala bagi kita kan.
Tidaklah orang Muslim ditimpa cobaan berupa penyakit atau lainnya, melainkan Allah menggugurkan keburukannya, sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya. (HR. Bukhari-Muslim)
Dalam waktu lain, Rasulullah menjenguk Salman al-Fahrisi yang tengah berbaring sakit. Rasulullah bersabda. “Sesungguhnya ada tiga pahala yang menjadi kepunyaanmu dikala sakit. Engkau sedang mendapat peringatan dari Allah SWT, doamu dikabulkan-Nya, dan penyakit yang menimpamu akan menghapuskan dosa-dosamu.”

MENYUSU ANAK ANDA

INGAT AZAB ALLAH DAN SANGAT PEDIH


“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya Malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” [At-Tahrim 6]
Dari Nu`man Bin Basyir ra: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda : “Sesungguhnya seringan-ringan siksaan penghuni Neraka pada hari Qiamat ialah seseorang yang diletakkan di bawah dua telapak kakinya dua bara api neraka sehingga mendidih otak yang ada di kepalanya (dari sebab panasnya kedua bara api neraka tersebut) Dia mengira bahwa tidak ada orang lain yang lebih dashyat siksaan daripadanya, padahal dialah orang yang paling ringan siksaannya”. (Hadis Riwayat Bukhari & Muslim).
Begitulah hukuman paling ringan di neraka. Otak di kepala mendidih, sementara dia merasa tidak ada orang lain yang lebih dahsyat siksanya daripada dirinya. Oleh karena itu alangkah celakanya orang yang tidak takut kepada siksa Allah sehingga dia berani melakukan berbagai kejahatan.
Yang lebih parah lagi daripada siksa neraka adalah orang-orang kafir/musyrik disiksa di sana selama-lamanya. Ada pun orang Islam, jika berbuat kejahatan seperti zina, mencuri, mabok, korupsi, dsb maka harus mampir dulu di neraka.
Jangan anggap ringan. Sebab meski disiksa sehari di neraka, kita harus paham bahwa 1 hari di akhirat itu kadarnya sama dengan 50.000 tahun di bumi!
“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.” [Al Ma'aarij 4]
Hadist Nabi SAW: Barangsiapa yang memiliki tabungan ( harta yang berlimpah ) lalu tidak mengeluarkan kewajibanya maka Allah akan menjadikannya pada hari kiamat dibakar di neraka jahanam lalu disetrika punggungnya, pinggirnya, depannya sampai menghukum semua hamba-hambaNya yang bila dihitung satu harinya di akhirat sama dengan hitungan kalian di dunia 50.000 tahun…  (HR Abu Daud, Ahmad, AtTirmidzi, Annasai )
Divonis penjara 20 tahun saja orang banyak yang pingsan, bagaimana jika disiksa dengan api neraka selama 50.000 tahun di dunia?
1 Celupan di neraka sudah cukup untuk membuat seseorang lupa akan segala nikmat yang pernah ia rasakan di dunia:
Dari Anas r.a. pula, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Akan didatangkan orang yang terenak kehidupannya di dunia dan ia termasuk golongan ahli neraka pada hari kiamat nanti, lalu diceburkan dalam neraka sekali ceburan -sesaat saja-, lalu dikatakan: “Hai anak Adam, adakah engkau dapat merasakan sesuatu kebaikan -keenakan dimasa sebelumnya- sekalipun sedikit? Adakah suatu kenikmatan yang pernah menghampirimu sekalipun sedikit?” Ia berkata: “Tidak, demi Allah, ya Tuhanku”- yakni setelah merasakan pedihnya siksa neraka walau sesaat, maka kenikmatan-kenikmatan dan keenakan-keenakan di dunia itu seolah-olah lenyap sama sekali. Juga akan didatangkanlah orang yang paling menderita kesengsaraan di dunia dan ia termasuk ahli syurga, lalu ia dimasukkan sekali masuk dalam syurga -sesaat saja-, lalu dikatakan padanya: “Hai anak Adam, adakah engkau dapat merasakan sesuatu kesengsaraan, sekalipun sedikit? Adakah suatu kesukaran yang pernah menghampirimu sekalipun sedikit?” Ia menjawab: “Tidak, demi Allah, tidak pernah ada kesukaranpun yang menghampiri diriku dan tidak pernah saya melihat suatu kesengsaraan pun sama sekali,” -yakni setelah merasakan kenikmatan syurga, maka kesengsaraan dan kesukaran yang pernah diderita di dunia itu seolah-olah lenyap sekaligus. (Riwayat Muslim)
Ada yang tidak malu dan segan berbuat kejahatan dan kedurhakaan terhadap Allah. Ada yang berbohong, menipu, mabuk, berjudi, makan minuman dan makanan yang haram, membuka aurat, berzinah, mencuri, merampok, korupsi, membunuh, dan sebagainya. Kadang yang berbuat dosa itu berdalih: Dosa kan tidak bejendol/kelihatan.
Banyak penjahat lari karena takut dipenjara polisi. Padahal penjara polisi itu tidak ada artinya sama sekali dibanding siksa Allah. Siksa Allah terdiri dari Siksa Kubur dan Siksa Neraka.
Jika di penjara anda bisa menikmati sel yang lapang dan terang beserta makan dan minum, maka di dalam kubur tidak seperti itu. Jasad anda dihimpit bumi sementara keadaan gelap gulita. Semakin jahat seseorang, semakin parah keadaannya. Belum lagi siksa yang diberikan oleh para malaikat.
Jika di penjara paling-paling seseorang hanya mendekam 70 tahun. Di kubur, orang yang dikubur 7.000 tahun yang lalu hingga saat ini masih merasakan siksa kubur hingga hari Kiamat nanti. Bahkan siksa di neraka itu abadi.
“Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.” [An Nisaa’ 14]
Allah SWT memang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Berbagai kenikmatan telah Dia berikan kepada kita tanpa kita membayarnya. Namun kadang kita jadi lalai sehingga menganggap enteng kemurahan Allah.
Ada pula yang menganggap bahwa segala dosa itu tidak masalah toh kalau taubat nanti Allah akan mengampuni.
Allah memang Maha Penyayang. Namun yang disayangi Allah adalah hamba yang taat kepadaNya. Dan taubat itu adalah rasa yang sangat menyesal serta segera berhenti melakukan kejahatan yang dia perbuat. Jika dosanya menyangkut orang lain, misalnya menipu atau mencuri harta orang lain, syarat Taubat itu adalah dia harus minta maaf dan mengembalikan harta yang telah diambilnya. Jika tidak mau, niscaya di akhirat ada balasannya.
“Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: “Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.” [Al A’raaf 156]
Pada dasarnya, siksa Allah berupa gempa, banjir, longsor, tsunami, dan sebagainya dikarenakan ulah manusia sendiri. Bukan Allah.
“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” [Al ‘Ankabuut 40]
Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim)
Orang-orang yang disiksa Allah adalah orang yang memang selalu mengingkari ayat-ayat Allah seperti Al Qur’an dan memperolokan siksa Allah:
“…Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit juapun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya.” [Al ‘Ahqaaf 26]
Allah telah mengutus Nabi dan juga para ulama yang benar untuk menyampaikan kebenaran. Terhadap orang-orang yang kafir, Allah memberi siksa yang pedih:
“Agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka dan Dia menyediakan bagi orang-orang kafir siksa yang pedih.” [Al Ahzab 8]
Terhadap orang yang mendustakan ayat seperti Al Qur’an, mereka akan ditimpa kehinaan dan siksa yang keras:
“Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata: “Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah.” Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya.” [Al An’aam 124]
Ada juga orang yang mengaku sebagai Nabi atau membuat Kitab Suci palsu atau Kitab Hukum yang bertentangan dengan Al Qur’an:
“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: “Telah diwahyukan kepada saya”, padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: “Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah.” Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu” Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya. “[Al An’aam 93]
“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” [Al Baqarah 165]
Sesungguhnya siksa Allah amat berat. Hendaknya kita selalu ingat hal ini agar kita hati-hati jika ingin mengerjakan perbuatan yang kita tahu salah/dosa:
“Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.” [Al Baqarah 7]
“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.” [Al Baqarah 174]
“Tanyakanlah kepada Bani Israil: “Berapa banyaknya tanda-tanda (kebenaran) yang nyata, yang telah Kami berikan kepada mereka.” Dan barangsiapa yang menukar nikmat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya.” [Al Baqarah 211]
“Maka pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksa-Nya” [Al Fajr 25]
“…Bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” [Al Maa’idah 2]
Kalau di dunia mungkin ada saudara atau teman yang bisa menolong kita dari hukuman dunia. Tapi di akhirat nanti, tidak ada seorang pun yang dapat menolong orang-orang yang kafir atau pendosa dari siksa Allah yang pedih di neraka:
“Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk syurga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?” [Al Mulk 28]
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka,” [Ali ‘Imran 10]
Bahkan Nabi Nuh dan Nabi Luth pun tidak mampu menolong istrinya yang kafir dari siksa neraka:
“Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya, maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari siksa Allah; dan dikatakan kepada keduanya: “Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk jahannam.” [At Tahrim 10]
“Dan sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai apa yang ada di bumi semuanya dan (ada pula) sebanyak itu besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu dari siksa yang buruk pada hari kiamat. Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan.” [Az Zumar 47]
Lihatlah betapa pedihnya siksa neraka:
“Sesungguhnya pohon zaqqum itu makanan orang yang banyak berdosa. Sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, seperti mendidihnya air yang amat panas.
Peganglah dia kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka.
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas.” [Ad Dukhaan 43-48]
“Apakah perumpamaan penghuni surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?” [Muhammad 15]
Neraka, inilah seburuk-buruk tempat kembali bagi orang yang durhaka kepada Allah.
“…Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.” [Al Kahfi 29]
“…Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), “Rasailah azab yang membakar ini.” [Al Hajj 19-22]
Di dunia, saat orang sudah meninggal, berakhirlah hukumannya. Namun di akhirat tidak begitu. Setiap kulit mereka hangus, diganti Allah dengan kulit yang lain agar tetap merasakan pedihnya siksa:
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [An Nisaa’ 56]
Begitu keras siksa Allah sehingga orang itu tidak hidup, tidak pula mati:
“Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak pula hidup” [Thaahaa 74]
“Dan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. Yaitu orang yang akan memasuki api neraka yang besar. Kemudian dia tidak akan mati di dalamnya dan tidak pula hidup.” [Al A’laa 11-13]
“Dan mereka memohon kemenangan atas musuh-musuh mereka dan binasalah semua orang yang berlaku sewenang-wenang lagi keras kepala, di hadapannya ada Jahannam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah, diminumnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.” [Ibrahim 15-17]
“Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.” [Al Ghaasiyah 6-7]
Orang yang masuk neraka niscaya sangat menyesal. Namun sesal itu sudah tidak berguna:
“Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan peringatan itu niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.” [Al Mulk 10]
“Maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman.” [Asy Syu’araa’ 102]
“Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah.” [An Naba’ 40]
Orang-orang yang beriman senantiasa takut dengan siksa Allah. Rasulullah saw sendiri pernah bersabda kepada para sahabatnya, bila kamu melihat apa yang aku lihat niscaya kamu akan sedikit tertawa dan banyak menangis. Karena kefahaman mereka akan ngerinya siksa neraka para sahabat yang mendengarpun kontan menangis di depan Rasulullah saw.
Abu Bakar ash Shiddiq seorang sahabat yang sangat dekat dengan Rasulullah saw sendiri pernah berharap menjadi seekor burung, sehingga tidak perlu bertanggung-jawab atas perbuatannya di dunia. Padahal beliau termasuk orang yang banyak beramal shaleh.
Begitu pula Umar bin Khathab yang Rasulullah saw sendiri pernah bersabda bahwa Allah telah menjadikan kebenaran pada lidah dan hatinya, pernah berharap untuk menjadi seonggok jerami agar tidak perlu bertanggung-jawab atas perbuatan-nya. Dia merasa cukup bahagia bila amal shalehnya yang banyak itu dibalas impas, kembali pokok tanpa untung sama sekali asal terbebas dari siksa api neraka.
Selain mencintai Allah, kita juga harus takut kepada Allah. Karena orang yang takut kepada Allah itulah yang mendapat ampunan dan pahala yang besar:
“Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.” [Al Mulk 12]
Begitu dahsyat siksa Allah di neraka. Oleh sebab itu hendaklah kita senantiasa berdoa agar terhindar dari siksa Allah di neraka:
“Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata: “Ya Tuhan kami, tiadalah “Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” [Ali ‘Imran 191]
Maka beramal & berdo’alah untuk mendapat Syurga Allahumma innii as aluka ridhooka wal jannah wa a’udzubika min saqaatika wan naar. (Ya Allah sesungguhnya kami mengharap RidhoMu dan Syurga, kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan Neraka)
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” [Al Baqarah 286]



MEMARTABATKAN BAHASA MELAYU DI NEGARA MALAYSIA

Malaysia dan Nusantara mempunyai bahasa pertuturan tersendiri, iaitu bahasa Malaysia. Bahasa Malaysia telah menjadi bahasa perhubungan atau lingua franca lebih 600 tahun lalu, lebih lama daripada bahasa Inggeris yang hanya bermula pertengahan kurun ke-16. Sejak tahun 1955, bahasa Malaysia telah dinobatkan sebagai bahasa kebangsaan negara dan telah menjadi bahasa rasmi sejak merdeka. Pada tahun 1967, sepuluh tahun selepas merdeka, bahasa Malaysia menjadi bahasa kebangsaan bahasa rasmi yang termaktub dalam Perlembagaan Negara, iaitu Perkara 152. Krisis baharu yang melanda bahasa Malaysia ialah rakyat negara ini semakin meminggirkan bahasa Malaysia yang merupakan bahasa kebangsaan.

Krisis ini berpunca daripada tanggapan yang salah oleh masyarakat tentang kemampuan bahasa Malaysia sebagai bahasa kemajuan negara ini. Faktor kedua berpunca daripada sikap orang Melayu sendiri. Hal ini berlaku demikian kerana orang Melayu yang berkuasa telah meminggirkan bahasa Malaysia daripada rancangan pembangunan. Mereka tidak mahu menyokong rancangan pembinaan kepustakaan bahasa Malaysia. Jika keadaan ini dibiarkan berterusan, janganlah terkejut jika negara kita terus tertinggal dalam arus kemajuan, muflis dalam bidang ilmu, teknologi, dan budaya serta akhirnya terkubur di negara sendiri. Rata-rata, ibu bapa mendidik anaknya bertutur dalam bahasa Inggeris, kononnya jika tidak menguasai bahasa asing itu, mereka sukar mendapat pekerjaan.

Dalam dunia korporat, orang-orang Melayu sendiri malu untuk bertutur dalam bahasa Malaysia dengan bangsanya sendiri, kononnya takut dikatakan kolot, ketinggalan zaman, tidak bertamadun atau tertinggal dalam arus teknologi moden. Bangsa kita tidak terdesak untuk mencipta ilmu dan teknologi baharu kerana ilmu itu dapat diperoleh dan dibeli dari dunia lain sama ada dari barat atau timur sehingga bahasa Malaysia menjadi peniru atau pengguna. Kita janganlah menuding jari kepada sesiapa jika bahasa Malaysia dipinggirkan kerana kita sendiri yang enggan atau malu untuk menjadikan bahasa Malaysia sebagai bahasa sains dan teknologi, bahasa pencipta ilmu dan budaya atau bahasa bertamadun tinggi. Masyarakat kita sendiri lebih mementingkan bahasa Inggeris sebagai alat kemajuan, malah dalam perbualan seharian sesama sendiri, kita lebih berminat menggunakan bahasa Inggeris walaupun penguasaan bahasa Inggeris kita tidaklah sebaik mana.

Selain itu, dasar penswastaan yang tidak terhad semakin menyingkirkan kedudukan bahasa Malaysia sebagai bahasa pengantar di institusi-institusi pengajian tinggi. Pelajar-pelajar di sekolah menerima pendidikan bahasa Malaysia selama tiga belas tahun. Selepas itu, mereka meninggalkan bahasa itu selepas tamat persekolahan untuk melanjutkan pelajaran mereka ke kolej swasta yang menggunakan bahasa Inggeris sebagai bahasa pengantar dalam pengajiannya.

Dalam usaha memartabatkan bahasa Malaysia, Dewan Bahasa dan Pustaka merupakan badan utama yang memainkan peranan yang amat penting dalam memartabatkan bahasa Malaysia sebagai bahasa kebangsaan dan bahasa rasmi di Malaysia. Melalui peranan dan usaha yang dimainkan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka, bahasa Malaysia telah digunakan dalam pelbagai bidang, termasuklah undang-undang, kejuruteraan, sains dan teknologi, ekonomi, perbankan, insurans dan sebagainya. Usaha ini terbukti dengan terbitnya buku-buku pengistilahan dan glosari dalam bahasa Malaysia yang mencakupi pelbagai bidang tersebut. Sebelum ini, kebanyakan istilah yang digunakan diambil daripada bahasa Inggeris. Usaha ini merupakan satu kejayaan yang membanggakan. Hal ini sekali gus dapat membantu program pendidikan di pusat pengajian tinggi.

Di samping itu, seluruh pekerja Dewan Bahasa dan Pustaka mesti menggunakan bahasa kebangsaan dengan betul dalam semua ucapan rasmi seperti ucapan dalam majlis perasmian, mesyuarat atau perhimpunan. Dewan Bahasa dan Pustaka hendaklah juga menjadi monitor dan menggerakkan semua aktiviti pembinaan dan pemantapan bahasa kebangsaan di seluruh negara, contohnya dalam projek Sukan Komanwel dan Koridor Raya Multimedia. Dalam konteks ini, Dewan Bahasa dan Pustaka hendaklah sentiasa menasihat, menegur, dan membimbing pemimpin kerajaan, swasta, media cetak, atau media elektronik supaya menggunakan bahasa Malaysia yang betul dalam semua urusan rasmi.

Selain itu, peranan media massa juga tidak harus diperkecil. Media massa mempunyai tanggungjawab sosial untuk memartabatkan dan mendaulatkan bahasa Malaysia. Pujian dan sanjungan haruslah diberikan kepada stesen penyiaran TV3 kerana masih terus menggunakan bahasa Malaysia dalam kebanyakan siaran. TV3 merupakan stesen penyiaran yang mula-mula menggunakan bahasa baku walaupun kini tidak lagi dan begitu juga harapan kita kepada RTM. Walaupun pihak RTM telah memulakan penyebutan baku bagi istilah asing, namun usaha itu masih belum boleh dibanggakan. Oleh itu, diharapkan kebanjiran stesen-stesen baharu ini dapat bersama-sama memartabatkan bahasa Malaysia di negara kita.

Di samping itu, mahasiswa institusi pengajian tinggi perlu memainkan peranan yang proaktif untuk memartabatkan bahasa Malaysia. Hal ini demikian kerana mahasiswa perlu bergerak bersama-sama bagi mengukuhkan bahasa Malaysia dalam semua bidang ilmu. Menurut Datuk Mahadzir Mohd Khir, Timbalan Menteri Pelajaran, beliau mengatakan bahawa langkah-langkah yang dijalankan oleh mahasiswa dengan menganjurkan Minggu Bahasa Malaysia di institusi pengajian tinggi dalam kegiatan kebahasaan akan menarik minat dan memupuk kecintaan orang ramai terhadap bahasa Malaysia. Pembabitan mahasiswa yang peka terhadap keperluan dan perubahan semasa selaras dengan peranan mahasiswa sebagai penggerak pembangunan masyarakat patut diberikan pujian. Minggu Bahasa Malaysia yang dianjurkan oleh mahasiswa dapat mendaulatkan bahasa ibunda di samping memupuk kecintaan terhadap bahasa Malaysia dalam kalangan generasi masa ini.

Warga pendidik di negara ini juga turut memainkan peranan yang penting untuk memartabatkan bahasa Malaysia serta meningkatkan mutu pendidikan bahasa Malaysia. Golongan pendidik hari ini telah dipertanggungjawabkan melaksanakan konsep bahasa Malaysia dalam kalangan masyarakat. Peranan pendidik bahasa adalah penting kerana mereka juga bertanggungjawab membimbing guru mata pelajaran lain. Peranan para pendidik lebih penting dalam memartabatkan bahasa Malaysia kerana dalam kurikulum pendidikan bahasa, matlamat utama adalah untuk melahirkan pelajar yang berupaya menggunakan bahasa Malaysia yang baik dan membanggakan. Selain itu, dalam konteks sikap yang lebih luas, nilai-nilai masyarakat yang positif perlu di¬terapkan melalui pendidikan bahasa.


Sehubungan dengan itu, peranan sektor swasta dalam memartabatkan bahasa Malaysia amatlah dialu-alukan. Sektor swasta haruslah peka dan menganjurkan lebih banyak kegiatan bahasa di luar negara seiring dengan promosi perniagaan atau produk masing-masing. Kegiatan promosi dan pasaran secara terancang akan memberikan pulangan yang merangsangkan perkembangan bahasa Malaysia sebagai bahasa ekonomi, sains, dan teknologi. Papan-papan tanda dan iklan yang mempromosikan sesuatu produk haruslah menggunakan kata-kata bahasa Malaysia yang betul dalam semua urusan rasmi. Dengan cara ini, kita akan dapat mendaulatkan dan memartabatkan bahasa Malaysia bukan sahaja di negara kita malah di pentas dunia.

Menurut Timbalan Menteri Pelajaran, orang Malaysia sendiri mesti membetulkan kelakuan, sikap, tanggapan, dan semangat mereka terhadap bahasa Malaysia. Jika tidak siapakah lagi yang akan bertanggungjawab memperjuangkan dan mendaulatkan bahasa Malaysia yang menjadi bahasa kebangsaan? Beliau juga mengesyorkan satu pertemuan raksasa antara orang-orang Malaysia yang terdiri daripada pemimpin politik, cendekiawan, ahli perniagaan, dan sebagainya perlu diadakan untuk membincangkan segala masalah yang mengancam bahasa Malaysia hari ini. Sebenarnya, isu bahasa Malaysia sebagai bahasa kebangsaan samalah seperti nasib sosial dan budaya kebanyakan orang Malaysia. Oleh hal yang demikian, orang-orang Malaysia haruslah bangun menjadi penegak bahasa Malaysia; bahasa yang menjadi tonggak bangsa.

Kesimpulannya, daripada perbincangan di atas, langkah-langkah yang konkrit dan pragmatik perlulah diambil untuk memartabatkan bahasa Malaysia. Hal ini dikatakan demikian kerana bahasa Malaysia ialah bahasa kebangsaan kita. Hakikat ini perlu disedari dan diakui oleh seluruh rakyat Malaysia. Kepentingan bahasa ini tidak dapat dipertikaikan lagi, sebaliknya setiap individu haruslah memanfaatkan masa mereka untuk mempelajari dan menguasai bahasa Malaysia dengan baik. Cara itulah yang terbaik untuk memartabatkan bahasa Malaysia yang ternyata memberikan faedah yang besar kepada perpaduan rakyat dan teknologi Malaysia. Jika tidak, generasi yang akan datang akan ketinggalan dan dijajah oleh kuasa-kuasa Barat yang menggunakan bahasa asing. Sesungguhnya, bahasa jiwa bangsa.

NAJIB MAHU MENUKAR MALAYSIA KEPADA CINASIA

  • Perdana Menteri (PM) mengatakan baru-baru ini Malaysia adalah satu-satunya negara di luar China yang mengiktiraf pendidikan Cina sebagai sebahagian daripada sistem pendidikan kebangsaan. Perdana Menteri juga  menegaskan, ketika menjadi menteri pelajaran, Akta Pendidikan 1996 diwujudkan menggantikan Akta Pelajaran 1961.
  • Akta Pelajaran 1961 amat ditakuti kerana memberi kuasa penuh kepada menteri pelajaran untuk menukar sekolah jenis kebangsaan Cina (SJKC) kepada sekolah kebangsaan. Akta Pelajaran 1996, memberikan signifikan amat besar kepada pendidikan Cina. Kerajaan secara langsung mengiktiraf kewujudan Sekolah Jenis Kebangsaan Cina (SJKC), Sekolah Menengah Jenis Kebangsaan Cina (SMJKC) dan Sekolah Persendirian Cina (SPC) sebagai sebahagian daripada sistem pendidikan kebangsaan yang bersifat kekal. Belajarlah berterima kasih kepada PM.
  • Sekadar makluman, selepas 1996, lebih banyak sumber kewangan diperuntukkan pendidikan Cina. Pada masa itu, terdapat 78 sekolah menengah Cina yang memilih untuk mematuhi silibus dan pengajaran kerajaan dan ia menjadi SMJKC, manakala 60 lagi kekal sebagai SPC. Ini tidak termasuk sejumlah hamper 1,300 SJKC yang diterima masuk sebagai sistem pendidikan kebangsaan. Bilangan SJKC terus bertambah setiap tahun melalui bantuan kerajaan sepenuhnya.
  • Akta 1996 yang lunak ini membolehkan kerajaan memberi bantuan kewangan, fiskal dan sumber perancangan kepada sistem pendidikan Cina. Namun, sedarkah kita bahawa akta ini juga ditentang oleh NGO Cina seperti Dong Jiao Zong, kerana mereka tidak mahu langsung sekolah Cina diganggu-gugat. Mereka mahu beroperasi dengan penuh kecinaan.
  • PM turut menjelaskan kedudukan terkini permohonan pembinaan sekolah menengah persendirian Cina di Kuantan, Pahang seperti yang dituntut komuniti di kawasan tersebut. Syarat yang dikenakan adalah pelajar-pelajar ini wajib mengambil Sijil Pelajaran Malaysia (SPM) dan jika pelajar mahu mengambil peperiksaan Sijil Peperiksaan Bersama (UEC), itu terpulang kepada mereka. Kerajaan juga menyediakan peruntukan kira-kira RM100 juta untuk membangunkan SJKC di seluruh negara. Selain itu, kerajaan turut menawarkan biasiswa kepada pelajar-pelajar terbaik UEC selain menyelesaikan segera isu kekurangan guru di SJKC. Itupun masih ditentang kerana mereka mahu UEC diiktiraf sepenuhnya tanpa mengambil SPM.
  • Sebagai timbal balas, PM menaruh harapan melihat masyarakat Cina di negara ini fasih berbahasa Melayu. Persoalannya, bolehkah harapan PM ini dipenuhi oleh komuniti Cina, terutama kumpulan ultra kiasu, setelah kerajaan memberi begitu banyak kemudahan dan begitu bertoleransi.
  • Tidak ada negara di dunia ini yang begitu bermurah hati dan bertoleransi seperti apa yang negara kita lakukan. Persoalannya, kenapa tidak dihargai? Apa jua cadangan kerajaan untuk penambaikan sekolah Cina adalah ditentang habis-habisan. Toleransi yang tidak ada tolok bandingnya ini masih lagi diterima. Apa yang dimahukan oleh orang Cina? Apakah mereka mahu tinggal di pulau sendiri seperti Singapura dan sasaran mereka hari ini adalah Pulau Pinang.
  • Lebih memeranjatkan lagi, Timbalan Menteri Pengajian Tinggi Datuk Saifuddin Abdullah menjelaskan isu pendidikan dan kesaksamaan ekonomi, yang disebut sebagai road map, adalah daya penarik bagi menarik undi masyarakat Cina yang kebanyakannya kini beralih menyokong Pakatan Rakyat (PR). Road map yang dimaksudkan mengiktiraf UEC, seperti kerajaan mengiktiraf sijil dikeluarkan Kolej Tunku Abdul Rahman. Selain itu, terdapat beberapa tuntutan  utama lain yang mesti dipenuhi dipenuhi iaitu mengatasi masalah kekurangan guru di SJKC; menghalau keluar guru-guru bahasa Melayu dan Inggeris yang tidak mempunyai kredit mandarin dalam SPM, kesukaran permohonan pendaftaran ahli lembaga pengarah pengelola sekolah Cina, mencinakan penubuhan Sekolah Menengah Chong Hwa Kuantan, meluluskan penubuhan sekolah Cina persendirian Segamat, tambahan peruntukan pembangunan SJKC dan menyediakan rizab tanah sekolah Cina dan peruntukan yang diperlukan untuk membina sekolah.
  • Kata Saifuddin lagi, sekiranya isu-isu seperti itu berjaya diselesaikan, komuniti masyarakat Cina berkemungkinan besar akan kembali untuk menyokong kerajaan. Persoalan saya, jika semua tuntutan dipenuhi identiti apa yang akan tinggal? Kita membina negara atau membina bangsa? Raikan bangsa majoriti atau minoriti?
  • Saya harap kerajaan buat audit akaun-akaun NGO-NGO ini termasuk PIBG dan sumbangan hartawan Cina kepada mereka. Percayalah, jutaan wang telah ditaburkan. Maka tidak hairan jika kemudahan sekolah Cina jauh lebih baik daripada sekolah kerajaan kerana sikap dermawan hartawan mereka. 
  • Perkara yang perlu difikirkan adakah pendidikan dan masa depan boleh dijual beli? Sampai bila kita harus tunduk kepada desakan Cina kerana undi. Apakah kita lebih mementing undi Cina daripada masa depan agama, bangsa dan negara? Jika semua tuntutan ini dipenuhi maka berlakulah proses pencinaan 100 peratus. Mereka lebih cina daripada orang Cina di China. Ini tidak termasuk, proses pencinaan IPTS swasta yang hebat berlaku dan IPTS berasaskan parti politik perkauman. Proses pencinaan berlaku daripada sekolah rendah sehingga ke peringkat institusi pengajian tinggi. Jika semua ini terus dibiarkan berlaku, tidak ada ertinya nama Malaysia, kerana identiti Malay (Melayu) sudah tidak wujud lagi. Yang ada, hanya menonjol hanya Chinesesia.
  • Hargai toleransi dan sikap murah hati PM. Ini tidak, mereka terus menerus mendesak kerajaan supaya terus mencinakan pendidikan Cina. Mereka langsung tidak memikirkan tentang bangsa majoriti yang semakin hilang identitinya semata-mata meraikan bangsa lain.
  • Sudahlah bahasa Melayu sebagai bahasa kebangsaan tidak terdaulat. Hari ini sistem pendidikan tidak menyokong ke arah mendaulatkan bahasa kebangsaan. Peruntukan tahunan sudah menjadi sama rata. Di manakah maksud adil yang sebenarnya? Adil sudah tidak membawa makna meletakkan sesuatu pada tempatnya, tetapi sudah menjadi 1>1. Adilkah namanya?
  • Saya amat bimbang, tindakan mengalah ini akan menyimpan atau melahir rasa dendam orang Melayu kepada orang Cina. Inilah sebenarnya antara punca peristiwa 13 Mei 1969. Apabila dendam tidak dapat dikawal maka mengamuklah orang Melayu.
  • Percayalah, jika orang Cina terus mengambil pendekatan tertutup yakni terus mencinakan sekolah Cina, lebih cina daripada negeri Cina. Suatu hari ini orang Cina juga yang akan rugi dan menyesal. Mereka akan ketinggalan. Kecinaan yang keterlaluan tidak akan membawa keuntungan kepada orang Cina, kerana orang Cina tidak tinggal dilubuk sendiri.
  • Tidak salah menjadi Cina pisang sedikit, sebab kita berada di tempat orang, bukan tempat asal  kita dahulu. Saya tidak langsung membantah, jika orang Cina mahu menjadi secina-cinanya jika mereka berada di negara China.
  • Tetapi hari ini kita berada di Malaysia. Negara yang majoritinya adalah Melayu dan bahasa Melayu adalah bahasa kebangsaan, bahasa untuk orang Cina berinteraksi dengan orang Melayu adalah bahasa Melayu. Bahasa perpaduan dan integrasi adalah bahasa Melayu. Mustahil orang Melayu akan berkomunikasi dalam bahasa Cina dengan orang Cina. Itupun orang Melayu sanggup korbankan lengkok dan gaya bahasa Melayu semata-mata meraikan orang Cina. Cakap Melayu, berbunyi Cina (slang dan accent).
  • Penegasan yang sama saya buat dalam forum bulan bahasa di Putrajaya baru-baru ini anjuran Dewan Bahasa dan Pustaka. Tidak ada berlaku dalam sejarah dunia, ada negara mengadakan kempen bukan bahasa kebangsaan. Kenapa perlu ada kempen bulan bahasa kebangsaan sedangkan bahasa melayu sudah termaktub dalam perlembagaan. Kita tidak pernah dengar adalah bulan bahasa Siam di Thailand, atau bulan bahasa di negara Perancis, Jerman, Jepun, China, Indonesia dan sebagainya. Bahasa kebangsaan mereka memang sudah terdaulat dan terdarjat. Kenapa kita masih terhegeh-hegeh untuk mendaulatkan bahasa berdaulat dalam perlembagaan ini? Apa masalah kita sebenarnya jika bukan kerana ramai bukan Melayu tidak boleh berbahasa Melayu disebabkan oleh sistem pendidikan perkauman ini?
  • Pada hemat saya, tidak perlu kempen, buang wang dan tenaga. Wajibkan penggunaannya dan kuatkuasakan serta merta, seperti yang dicadangkan oleh Allahyarham Dato Hassan Ahmad (15.2.2010):
  • i) Bahasa Melayu adalah bahasa kebangsaan negara, bukan bahasa kebangsaan Melayu. Bahasa Melayu mesti digunakan dalam urusan rasmi kerajaan. Justeru, Jawatankuasa Khas hendak dibentuk disetiap Kementerian dan agensi kerajaan serta sektor swasta supaya mendaulatkan bahasa Melayu dalam urusan rasmi. Menteri yang bertanggungjawab wajib memastikan bahasa Melayu digunakan dalam amalan seharian, ii) Bahasa Melayu mesti digunakan sebagai bahasa pengantar utama sistem pendidikan dari peringkat sekolah rendah hingga pengajian tinggi, iii) Bahasa Melayu mesti diajar sebagai mata pelajaran wajib di semua jenis sekolah dan wajib lulus untuk lulus dalam keseluruhan peperiksaan, iv) Jika bahasa Inggeris itu menjadi keutamaan, maka bahasa Inggeris hendaklah dijadikan sebagai bahasa kedua yang wajib diambil di semua jenis sekolah, tetapi jangan sampai menenggelamkan bahasa Melayu, v) Di sekolah jenis kebangsaan, tambahan masa bahasa Melayu mesti dilakukan dengan tegas tanpa tunduk kepada ugutan persatuan-persatuan yang terlalu sifat kebangsaan atau ultra kiasu, yakni kumpulan yang tidak mahu mengaku kalah, vi) Semua media cetak, elektronik, papan tanda, risalah dan sebagainya mesti mendaulatkan bahasa Melayu berbanding bahasa lain. Tindakan undang-undang dan saman boleh diambil terhadap mereka yang membelakangkan bahasa Melayu, vii) Nama-nama Syarikat, Taman Perumahan, dan sebagainya mesti melambangkan identiti bahasa kebangsaan berbanding bahasa lain, viii) Malaysia perlu banyak belajar daripada negara jiran seperti Thailand dan Indonesia, bagaimana negara-negara ini mendaulatkan bahasa kebangsaan mereka.
  • Cadangan yang cukup minima ini mesti diterima. Janganlah kerana tidak mahu menjadi Cina pisang, kita turut mahu mencinakan negara ini. Sikap seperti ini tidak akan membawa kepada pembinaan negara bangsa yang sihat. Tetapi hanya akan menambah luka yang sedia ada. Mungkin ketika itu pemimpin NGO Cina yang ultra kiasu ini, sudah tidak ada lagi. Tetapi yang akan menjadi mangsa adalah generasi yang akan datang. Apakah sanggup kita mangsakan mereka disebabkan oleh tangan-tangan kita hari ini.
  • Saya mohon maaf kepada orang Cina, jika tersinggung dengan tulisan ini. Saya langsung tidak anti Cina, sebab saya juga adalah Cina. Tidak salah jika kita menjadi Cina pisang atau kita tidak rugi sedikitnya jika kurang sedikit kecinaannya, kerana kita sudah dapat yang sepatutnya kita dapat. Kita boleh mengamalkan semua budaya Cina sama seperti Cina di China. Ekonomipun kita sudah kuasai hampir kesemuanya, walaupun tidak sepenuhnya. Apa lagi yang kita mahu? Kita boleh menjadi Cina totok, di bumi orang lain.
  • Akhirnya, sudah sampai masanya, seorang menteri khas dilantik untuk menjaga kedudukan bahasa kebangsaan ini dan seterusnya memperkasakan peranan DBP supaya mendapat kuasa sepenuhnya mendaulatkan bahasa kebangsaan. Jika, tidak bahasa Melayu akan merempat di bumi sendiri.
  • Hati sayu bercampur gundah
  • Bila melihat bahasa diketepi
  • Bahasa Melayu bahasa indah
  • Sayangnya merempat di bumi sendiri 

BARISAN NASIONAL ADALAH PENIPU RAKYAT

Saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan thai berharap agar parti pakatan rakyat menang di sebabkan kerajaan malaysia hanya mementingkan diri sendiri sahaja.Lihatlah Dato Sri Anwar Ibrahim sanggup menurunkan harga barang seperti gula,minyak,tol dan penghapusan pembayaran astro di negara malaysia.Apa yang saya lihat sekarang Dato Sri Anwar adalah seorang pemimpin yang berjiwa rakyat berbanding dengan BN.Kita lihatlah dulu sejak Dato Sri Abdullah Ahmad Badawi kata minyak di kurangkan apabila BN menang semua harga barang naik.Bagi saya BN adalah satu pembohongan dan tipu kepada rakyat malaysia,Lihatlah Video Anwar Ibrahim apa yang di katakan kepada semua adalah benar bukan satu sandiwara atau pembohongan.Saya berdoa kepada Allah swt semoga kerajaan BN kalah dalam pilihanraya yang ke 13.Hidup Anwar semoga Allah SWT di panjangkan umur serta di murahkan rezeki.


Narongchai Anupong Sararak
Keturunan Thai Malay.
Kedah.  

















KETURUNAN SIAM MALAYSIA.

Walaupun saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan siam malaysia,saya tetap bangga saya adalah thai malaysia.Pada setiap tahun saya akan sambut perayaan di thailand iaitu hari kebesaraan raja thai serta saya memasang bendera kebangsaan gajah putih.

LinkWithin