Sabtu, 19 Oktober 2013

TALIAN TERBUKA KEPADA SEMUA RAKYAT MALAYSIA

Secebis kesempatan diambil oleh Solidariti Anak Muda Malaysia (SAMM) untuk mengucapkan tahniah kepada semua rakyat yang hadir dalam apa jua bentuk sokongan bagi menjayakan perhimpunan BERSIH 3.0. Tahniah rakyat Malaysia, himpunan terbesar dalam sejarah negara tercipta 28 April 2012.

Ternyata 'benchmark' himpunan rakyat terbesar di awal zaman reformasi suatu ketika dahulu telah dipecahkan oleh kejayaan BERSIH 3.0 dengan menghimpun 300 ribu rakyat di 11 venue seluruh Malaysia dan 73 negara di seluruh dunia. Ini suatu kejayaan mutlak hasil tindakbalas rakyat bagi menghalang cubaan pihak kerajaan pemerintah mengekalkan kuasa melalui pelbagai helah dan penipuan pilihanraya.

SAMM yang terlibat secara langsung dalam menjayakan BERSIH 3.0, menyedari pelbagai kesulitan dan kesengsaraan dilalui oleh semua peserta himpunan di atas ketelanjuran pihak berkuasa yang bukan sahaja gagal memastikan keamanan, tetapi telah merusuh di atas khabar angin yang sengaja diatur. Akhirnya ramai peserta yang mendapat kecederaan akibat dirempuh dan dibelasah oleh pihak polis yang 'hilang pedoman'. Ramai juga peserta yang ditangkap dan dibawa ke Pulapol.
 
Tidak kurang juga peserta himpunan BERSIH yang mengalami kerugian di atas kehilangan harta benda hasil daripada rusuhan pihak berkuasa. Para wartawan yang menjadi pemerhati berkecuali juga turut menjadi mangsa kezaliman pihak berkuasa sehingga ada alat media milik mereka dirampas.
Justeru itu, SAMM membuka talian SMS dan juga menyediakan email untuk semua mangsa kezaliman/keganasan/tangkapan pihak polis bagi menyatakan pengalaman masing-masing terutamanya mereka yang dipukul samada separuh mati atau hampir mati, diheret ke Pulapol dan juga yang mengalami kerugian/kehilangan harta benda di atas rusuhan pihak polis.
 
Talian di atas juga dibuka kepada peserta yang mempunyai apa jua permasalahan dan kesulitan yang tidak berjaya diselesaikan seperti urusan dengan pihak polis dan keperluan khidmat guaman. Sila sertakan info/maklumat untuk dihubungi bagi keperluan makluman selanjutnya. Pengamal media juga dialu-alukan untuk memberi bantuan hebahan.
 
Pihak SAMM mengambil tanggungjawab untuk memastikan tiada mangsa yang dibiarkan dan tidak dibela setelah kita bersama 28 April 2012 menjadi sebahagian daripada sejarah menerpa kejayaan BERSIH 3.0 demi pilihanraya bersih dan adil serta ruang demokrasi yang terjamin.

KESAN-KESAN SEKS BEBAS DAN AKIBATNYA

Seks Bebas atau tekenal dengan free seks sudah tidak asing lagi untuk saat ini. Bahaya seks bebas seakan tidak lagi mempan untuk menyadarkan para pelaku free seks. Nah melalui artikel ini penulis ingin kembali memaparkan Bahaya seks bebas dan akibat seks bebas . Semoga setelah membaca ini tidak akan ada lagi meakukan seks bebas. Kalau ingin seks? nikah dong…hehehehe selamat membaca artikel bahaya seks bebas
Bahaya Seks Bebas dan Akibatnya
1. Beberapa penyakit yang siap mendatangi seperti, herpes, HIV Aids, Raja singa, dan penyakit lainnya. Anda lihat beberapa penyakit yang tidak bisa disembuhkan bukan?.
2. Hamil di luar pernikahan akan menimbulkan permasalahan baru, apabila anda masih kuliah atau sekolah tentu saja orang tua anda akan sangat kesal kepada anda. Dan anda pun takut untuk jujur kepada orang tua anda dan pasangan anda, akhirnya anda memutuskan untuk melakukan dosa baru yaitu aborsi.
3. Apabila anda menikah di usia muda, permasalahan yang belum siap anda hadapi akan datang, seperti masalah keungan, masalah kebiasaan, masalah anak.
4. Nama baik keluarga akan tercoreng oleh sikap anda. Keluarga anda akan menghadapi masalah yang anda buat apabila anda mendapatkan efek buruk dari seks bebas ini.
5. Apabila anda hamil dan pasangan anda tidak mau bertanggung jawab, apa yang akan anda lakukan?. Akan banyak pikiran buruk yang akan mengganggu anda. Seperti ingin bunuh diri, berpikir tidak rasional yang mengakibatkan gangguan mental atau gila.

Perilaku seks yang di anggap melanggar norma bukanlah barang baru. Di beberapa kota metropolitan beberapa remaja sudah mulai “esek-esek”, walaupun kebanyakan secara sembunyi-sembunyi. Memang kegiatan seks yang dianggap lepas kontrol masih sering dirasakan sebagai ancaman. Karena itu seks bebas dijadikan bahan pembicaraan lagi oleh beberapa pakar.
Namun, selama ini, apa yang dimaksud dengan seks bebas itu jarang dibicarakan rinci. Apakah seks diluar nikah sama dengan seks bebas. Apakah segala bentuk penyelewengan seks menurut norma bisa dikatakan seks bebas?
Apakah bila seseorang melakukan hubungan seks satu kali belum menikah bisa disebut, melakukan seks bebas?
Apakah perempuan yang berperut buncit di pesta pernikahannya hanya karena berhubungan seks dengan satu orang saja bisa dikatakan telah berseks bebas, dan disamakan dengan pria yang telah dari ranjang satu keranjang lainnya dengan beberapa wanita?
Selama ini, yang disebut seks terkontrol, berdasarkan agama dan peradaban, adalah seks dengan satu orang sesudah menikah. Seks di luar nikah sering dikaitkan dengan seks bebas dengan tindakan yang tak beradab, memang manusia punya kontrol, punya asa dan budaya.
Oleh karena itu manusia menganggap dirinya tidak berbudaya, birahi seks pun jadi sesuatu yang rasional, dilandaskan hukum dan kontrol. Tetapi walaupun binatang bisa kawin tanpa nikah, bentuk dan praktik mereka tidak lepas dari suatu kontrol. Kalau hukum dan kontrol dianggap sebagai buah kebudayaan dan menandakan masyarakat yang tidak primitif, binatang pun mempunyai satu hukum. Dan hukum rimba adalah satu hukum yang beradab. Karena bila hukum rimba tidak dipatuhi, rantai makanan akan morat-marit. Ekologi akan hancur.

Walau tidak mengenal nikah binatang juga mempunyai aturan kawin. Mereka tidak akan kawin sembarangan. Mereka melakukannya pada musim-musim tertentu dan juga punya aturan serta upacara yang cukup rumit dalam berhubungan seks. Sepasang merak, misalnya, harus mencari selama beberapa lama sebelum kawin.
Jadi, tidak saja birahi seks, tetapi kontrol dan hukum adalah bagian dari naluri juga. Karena itulah, seperti berlanjutnya kontrol dan hukum dalam hidup manusia, naluritas seks juga seharusnya diberi perhatian. Namun yang ditekankan dalam kehidupan manusia sekarang adalah kontrol dan hukum akan birahi seks. Seakan-akan kontrol dan hukum adalah irasional. Jadinya, kontrol dan hukum itu dapat menguasai dan melebihi birahi seks. Akibatnya adalah peraturan seks yang serba kaku dan melibatkan kutukan moral bagi para pelanggarnya.

Serba Kolot
Bahaya seks bebas memang bisa menakutkan. Dan bahaya seks bebas sering kali dibahas dan disebut-sebut. Tetapi, pengutukan akan segala, bentuk seks bebas dan pelarangan kolot akan seks juga menimbulkan resiko lain yang akan dibahas. Karena seks adalah kebutuhan naluri manusia, kontrol yang yang ketat akan seks malah akan menimbulkan pencuri. Seperti juga orang yang kurang makan akan mencuri dan orang yang kurang uang akan mencuri. Dari curi-mencuri ini, yang dirugikan terutama dari pihak wanita.
Perempuan bisa dideteksi keperawananya dengan mudah. Mereka mempunyai selaput dara. Karenanya bayak kisah lelaki yang mengeluh karen istrinya sudah tak berselaput dara pada malam pertama. Lalu lelaki? Mereka hanya bisa jadi pencuri yang baik. Lari tanpa jejak dan tanpa resiko. Dan bisa pura-pura jadi manusia yang ‘beradab’ lagi setelah mencuri.
Perempuan juga bisa hamil. Sebab itu, yang dijadikan contoh seks bebas oleh salah satu pakar adalah perut buncit waktu menikah. Yang dijadikan perhatian adalah si perempuan., Tetapi, bukankah dalam perut buncit ini si lelaki juga ikut menanam modal?
Akibatnya adalah tersedianya dua definisi yang kontras untuk perempuan: wanita suci dan perek. Wanita suci adalah perempuan yang tidak kawin sebelum menikah, dan setia sampai mati pada suami. Perempuan yang sudah “gituan” sebelum nikah tidak bisa disebut suci lagi, walaupun dia mungkin berbuat seperti itu cuma dengan satu orang seumur hidupnya. Karena definisi yang membedakan wanita hanya pada dua ekstrem, perempuan yang mau “begituan” sebelum menikah terkadang disamaratakan. Perek, Binal. Bisa diajak main.
Padahal, perempuan yang telah berhubungan seks diluar nikah dengan beberapa orang, bisa menjadi istri yang mencintai dan setia pada suaminya. Perempuan yang sudah berhubungan seks dengan beberapa pria bukan langsung bisa disebut perek. Bisa jadi, si perempuan berhubungan seks dengan pria-pria ini berdasarkan cinta. Dan perek atau pelacur pun bukan otomatis jadi perempuan bebas pakai.

Perempuan yang tidak perawan jadi mudah mengutuk dirinya sendiri. Perempuan korban perkosaan akan lebih menderita batin seumur hidupnya karena kehilangan “mahkota” meraka. Dan karena curi mencuri ini, aborsi gelap terjadi di mana-mana. Karena aborsi tidak dilegalkan, namun perempuan hamil sebelum menikah jarang mendapatkan dukungan moral.
Birahi seks adalah keindahan. Seperti keindahan menyanyi dan membaca puisi. Bagaimana pun juga manusia tidak dapat lepas dari naluri kebinatangannya. Karena itu, seorang perawan di Saman pun berkata bagaimana dia ingin menjadi unggas yang “kawin begitu mengenal birahi”. Mungkin bila birahi seks itu tidak lagi boleh didengar, Ayu Utami akan berhenti menulis.

BAHAYA SEKS BEBAS.

SIFILIS
Sifilis adalah penyakit kelamin yang bersifat kronis dan menahun walaupun frekuensi penyakit ini mulai menurun, tapi masih merupakan penyakit yang berbahaya karena dapat menyerang seluruh organ tubuh termasuk sistem peredaran darah, syaraf dan dapat ditularkan oleh ibu hamil kepada bayi yang dikandungnya, sehingga menyebabkan kelainan bawaan pada bayi tersebut. Sifilis sering dikenal sebagai lues, Raja Singa.
  • Kuman penyebab : Treponema pallidum
  • Perantara : Manusia
  • Tempat kuman keluar : Penis, vagina, mulut dan ibu hamil kepada bayinya
  • Cara penularan : kontak seksual, ibu kepada bayinya
  • Tempat kuman masuk :Penis, vagina, anus, mulut, transfusi.
-GONORE/GOGonore adalah PMS yang paling sering ditemukan dan paling mudah ditegakkan diagnosisnya. Nama awam penyakit kelamin ini adalah "kencing nanah". Masa inkubasi 3-5 hari.
  • Kuman : Neisseria gonorrhoea
  • Perantara : manusia
  • tempat kuman keluar : penis, vagina, anus, mulut
  • cara penularan : kontak seksua langsung
  • tempat kuman masuk : penis, vagina, anus, mulut
  • yang bisa terkena : orang yang berhubungan seks tak aman
-HERPES GENITALISKejadian penyakit ini sangat cepat akhir-akhir ini. Penyakit ini tak dapat diberantas secara tuntas dan sering kumat-kumatan, dan dapat menimbulkan komplikasi pada saat hamil dan persalinan. Herpes genitalis disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1 dan tipe 2.
  • tipe 1 : keganasan rendah, menyerang terutama sekitar mulut
  • tipe 2 : ganas, menyerang alat kelamin
  • penyebab : virus Herpes Simpleks
  • perantara : manusia, bahan yang tercemar virus
  • tempat virus keluar : penis, vagina, anus, mulut
  • cara penularan : kontak langsung
  • tempat kuman masuk : penis, vagina, anus, mulut
-HIV/AIDS
A. Virus HIV
HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.
Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.
B. Penyakit AIDS
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.
Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.
C. Metode / Teknik Penularan dan Penyebaran Virus HIV AIDS
- Darah
Contoh : Tranfusi darah, terkena darah hiv+ pada kulit yang terluka, terkena darah menstruasi pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb
- Cairan Semen, Air Mani, Sperma
Contoh : Laki-laki berhubungan badan tanpa kondom atau pengaman lainnya, oral seks, dsb.
- Cairan Vagina pada Perempuan
Contoh : Wanita berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dll.
- Air Susu Ibu / ASI
Contoh : Bayi minum asi dari wanita hiv+, Laki-laki meminum susu asi pasangannya, dan lain sebagainya.
Cairan Tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ :
- Air liur / air ludah / saliva
- Feses / kotoran / bab / tinja
- Air mata
- Air keringat
- Air seni / urine
Tambahan :
Jangan mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatullah dengan ikhlas.


Pengenalan Bahaya Sex Bebas

Penyakit kelamin adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh kuman yang ditularkan melalui hubungan seks oral maupun melalui hubungan kelamin. Jenisnya bermacam-macam, dari gonorhea, sifilis, herpes, HIV/AIDS, dll.
Sebagian penyakit kelamin sudah dapat disembuhkan, namun untuk penyakit-penyakit tertentu seperti HIV/AIDS sampai kini belum ditemukan obatnya.
Penularan penyakit kelamin dapat dihindari dengan jalan menghindari hubungan kelamin secara sembarangan (seks bebas), dengan setia kepada satu orang pasangan saja, atau dengan menggunakan alat-alat pencegahan seperti kondom.
Penyakit kelamin tertentu dapat disembuhkan dengan pengobatan yang teratur, misalnya dengan antibiotika. Namun demikian, mutasi kuman dapat menghasilkan kuman-kuman yang kebal terhadap pengobatan yang diberikan, sehingga kemudian malah muncul varian yang lebih ganas seperti misalnya Vietnam rose yang muncul di masa Perang Vietnam.
HIV/AIDS dapat pula ditulari melalui penggunaan jarum suntik yang telah tercemar oleh kuman HIV/AIDS, misalnya seperti yang sering dilakukan oleh para pemakai obat bius. Sampai sekarang HIV/AIDS belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang diberikan kepada penderita HIV sampai sekarang baru mampu memperpanjang hidup si pasien.

PENDIDIKAN SEKS DALAM AJARAN AGAMA ISLAM.

Dalam perkembangan remaja selalu disertai dengan keinginan untuk mengetahui lebih lanjut tentang seks. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan kelenjar-kelenjar seks bagi remaja, merupakan bagian integral dari pertumbuhan dan perkembangan jasmani secara menyeluruh. Akan tetapi, banyak remaja yang mensalah gunakan perkembangan tersebut ke jalan yang tidak semestinya, sehingga banyak kasus free sex dalam pergaulan bebas remaja yang terkadang timbul perkelahian, bunuh diri dan sebagainya terhadap hal tersebut.  Apa lagi hal ini di dukung dengan adanya kemajuan teknologi informasi yang membuat orang bisa berkomunikasi dari mana saja dan informasi dapat tersebar dengan sangat cepat. Selain itu teknologi informasi juga membawa dampak negatif pada jenis informasi yang berisi pornografi yang mendorong banyak pihak untuk melakukan kemaksiatan. Saat ini, melalui situs internet atau VCD porno, orang dengan mudah dapat mengakses hal-hal yang dulu sangat sulit didapat, termasuk pada para remaja yang belum memiliki nilai agama dan moralitas yang kokoh sehingga mereka cenderung ingin mencoba apa yang dilihatnya.
Pada masa sekarang akibat kurangnya anggota masyarakat mendapat pendidikan seks, mengakibatkan mereka melakukan seks bebas (free sex) yang akibatnya banyak penyakit yang tidak ada obatnya. Misalnya penyakit herpes yang dulu dikenal sebagai penyakit kotor pada orang miskin saja. Akan tetapi yang sekarang dikenal dengan pergaulan free sex. Herpes menyalar melalui ciuman, berpegangan dan permainan alat kelamin bersama dan persetubuhan. Terdapat gatal-gatal pada pinggang sampai saat ini belum ada obatnya. Selanjutnya, dari hasil penelitian, tercatat bahwa sekitar 20 % pelaku aborsi di Indonesia berasal dari kelompok remaja. Bahkan yang lebih tragis lagi, jumlah pelaku aborsi ini semakin meningkat dari tahun ketahun. Dan bahkan jumlah korban aborsi yang meninggal dunia pun juga kian memperlihatkan grafik menanjak setiap tahunnya. Hal ini menandakan bahwa, gaya berpacaran dan prilaku hidup seks bebas dikalangan remaja saat ini sudah masuk ketahap amat memprihatinkan.
Cukup banyak faktor yang mendorong para remaja melakukan hal itu yang jelas-jelas bertentangan dengan etika dan norma-norma terlebih agama. Maka salah satu faktornya ialah telah kian merasuknya budaya asing atau galaknya westternisasi mempengaruhi budaya timur yang selama ini sangat menjunjung tinggi nilai adab dan kesopanan serta menghormati nilai-nilai dan norma-norma adat dan agama. Yang sangat menyedihkan lagi menurut penulis ialah orang tua malah ikut-ikutan pula dengan cara mentolerir anak-anaknya untuk bergaul dengan teman lawan jenisnya dengan mengatakan “mau bagaimana lagi sudah perkembangan zaman”. Padahal perkembangan zaman tidak mesti harus 100 % untuk di ikuti, tetapi harus ada pemilahan-pemilahan atau penyaringan-penyaringan yang harus dilakukan oleh seorang anak serta orang tua.
Pendidikan seks bagi remaja sering kali dianggap sebagai sesuatu yang tabu, terutama di negara dengan budaya timur seperti Indonesia. Pengetahuan mengenai masalah seks yang seharusnya bersumber dari orang tua, tidak tersampaikan dengan baik. Akibatnya, banyak remaja yang notabene sedang mengalami baik perubahan fisik maupun hormon berusaha mencari tahu sendiri melalui berbagai sumber. Sayangnya, sebagian besar remaja memilih sumber informasi yang salah dan kurang bisa dipertanggungjawabkan, seperti internet dan media-media porno yang saat ini mudah diakses. Hal tersebut menyebabkan informasi serta interpretasi yang didapat seringkali salah, tidak tepat sasaran, bahkan berakibat buruk.
Ketidaktahuan remaja mengenai seks akan menggiring mereka kepada perasaan ingin mencoba-coba hal baru. Oleh karena itu, pendidikan seks sangat penting untuk diberikan, mengingat pada saat remaja terjadi proses puberitas sehingga mereka mengalami dorongan seks yang dipengaruhi hormon yang sedang meledak-ledak. Jika pendidikan seks tidak diberikan saat anak menginjak masa remaja, maka akan berdampak negatif, tidak hanya kurang pahamnya mereka mengenai dampak dari perilaku seks yang mereka lakukan, namun juga tidak siapnya mereka menanggup akibat dari kegiatan seks tersebut. Remaja yang hamil di luar nikah, tingkat aborsi yang tinggi, serta penyakit kelamin merupakan akibat dari kurangnya pendidikan seks bagi remaja.

BAB II
PEMBAHASAN
A.      Pengertian Pendidikan Seks (Sex Education)
Pendidikan seks (sex education) adalah suatu informasi mengenai persoalan seksualitas manusia yang jelas dan benar. Informasi itu meliputi proses terjadinya pembuahan, kehamilan sampai kelahiran, tingkah laku seksual, hubungan seksual, dan aspek-aspek kesehatan, kejiwaan dan kemasyarakatan.[1]
Pendapat lain mengatakan bahwa Pendidikan Seks (sex education) adalah suatu pengetahuan yang kita ajarkan mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan jenis kelamin. Ini mencakup mulai dari pertumbuhan jenis kelamin (Laki-laki atau wanita). Bagaimana fungsi kelamin sebagai alat reproduksi. Bagaimana perkembangan alat kelamin itu pada wanita dan pada laki-laki. Tentang menstruasi, mimpi basah dan sebagainya, sampai kepada timbulnya birahi karena adanya perubahan pada hormon-hormon. Termasuk nantinya masalah perkawinan, kehamilan dan sebagainya.
Menurut Dr.Abdullah Nashih Ulwan, pendidikan seks adalah upaya pengajaran, penyadaran, dan penerangan tentang masalah-masalah seksual yang diberikan kepada anak sejak ia mengerti masalah-masalah yang berkenaan dengan seks, naluri,dan perkawinan.
B.       Pentingnya Pendidikan Seks (Sex Education) Bagi Remaja
Ada beberapa hal mengenai Pentingnya Pendidikan Seks bagi Remaja, diantaranya yaitu:
1.      Untuk mengetahui informasi seksual bagi remaja
2.      Memiliki kesadaran akan pentingnya memahami masalah seksualitas
3.      Memiliki kesadaran akan fungsi-fungsi seksualnya
4.      Memahami masalah-masalah seksualitas remaja
5.      Memahami faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya masalah-masalah seksualitas
Selain itu ada dua faktor mengapa pendidikan seks (sex education) sangat penting bagi remaja. Faktor pertama adalah di mana anak-anak tumbuh menjadi remaja, mereka belum paham dengan sex education, sebab orang tua masih menganggap bahwa membicarakan mengenai seks adahal hal yang tabu. Sehingga dari ketidak fahaman tersebut para remaja merasa tidak bertanggung jawab dengan seks atau kesehatan anatomi reproduksinya.
Faktor kedua, dari ketidak pahaman remaja tentang seks dan kesehatan anatomi reproduksi mereka, di lingkungan sosial masyarakat, hal ini ditawarkan hanya sebatas komoditi, seperti media-media yang menyajikan hal-hal yang bersifat pornografi, antara lain, VCD, majalah, internet, bahkan tayangan televisi pun saat ini sudah mengarah kepada hal yang seperti itu. Dampak dari ketidakfahaman remaja tentang sex education ini, banyak hal-hal negatif terjadi, seperti tingginya hubungan seks di luar nikah, kehamilan yang tidak diinginkan, penularan virus HIV dan sebagainya.
Mungkin kita baru menyadari betapa pentingnya pendidikan seks karena banyak kasus pergaulan bebas muncul di kalangan remaja dewasa ini. Kalau kita berbicara tentang pergaulan bebas, hal ini sebenarnya sudah muncul dari dulu, hanya saja sekarang ini terlihat semakin parah. Pergaulan bebas remaja ini bisa juga karena dipicu dengan semakin canggihnya kemajuan teknologi, juga sekaligus dari faktor perekonomian global. Namun hanya menyalahkan itu semua juga bukanlah hal yang tepat.[2]
C.      Pendidikan Seks Dalam Islam
Dalam Islam, seks bukanlah ciptaan setan. Seks juga buka sesuatu yang kotor, jahat, atau pun yang harus dihindari, apapun bentuknya. Seks adalah karunia dan rahmat dari Tuhan dan merupakan gambaran dan kenikmatan surgawi yang akan tiba. Sek adalah aspek yang sangat penting dari perilaku manusia. Semua manusia memiliki tiga aspek sisi kepribadian, yaitu agama, intelektual dan fisik, serta memiliki gairah untuk memuaskan ketiganya. Islam menganjurkan bahwa ketiga aspek tersebut harus dipenuhi dengan cara yang suci dan sehat, tanpa berlebihan, tanpa tekanan, dan tanpa penderitaan, sesuai dengan perintah Kitab Suci.[3]
Perlunya pendidikan seks secara Islami dimaksudkan agar anak remaja dapat mengerti tentang seks yang benar dan sesuai dengan landasan atau dasar agama. Tanpa ada landasan agama yang kuat, generasi anak bangsa ini akan hancur terjerembab ke dalam kehinaan. Padahal Islam sangat memperhatikan penyaluran hasrat seksual sesuai aturan dan etika yang benar. Karena itu, Islam melalui syari'atnya mengajarkan pernikahan sebagai pintu yang menyucikan hubungan seksual. Islam juga mengingatkan para remaja agar menjauhi khalwat (berduaan dengan wanita atau laki-laki bukan muhrimnya).[4]
Allah menata gerakan dan kecendrungan-kecendrungan jiwa manusia dalam fase-fase pertumbuhan emosional, social, bahasa, moral, dan gerak. Begitu juga Allah menentukan langkah-langkah detail untuk mengendalikan kecendrungan seksual pada setiap individu. Mengingat betapa penting kecendrungan naluriah yang satu ini dalam perilaku kemanusiaan yang terefleksikan darinya kami melihat pembuat syariat menetapkan aturan yang begitu ketat. Barangkali hal ini kembali kepada kaitan kegiatan seksual dengan kehormatan diri dan kehidupan suci dalam susunan tubuh manusia.
Tidak disangsikan lagi bahwa islam tidak sekedar menganjurkan perbaikan prilaku seksual pada dunia anak-anak, melainkan juga dalam kehidupan orang dewasa. Sebab jika seorang pendidik muslim berhasil dalam menata kegiatan seksual pada orang dewasa (orang tua), hal itu akan berpengaruh terhadap pendidikan seksual pada anak, di mana orang tua khususnya mengajarkan pada anak sikap-sikap seksual yang aman atau sehat.[5]
Dalam hal ini islam mendeskripsikan bahwa pendidikan seks bagi anak yang mendasar adalah perbaikan-perbaikan sikap bagi orang tua dalam melakukan hubungan seks, dengan kata lain islam menganjurkan bagi orang tua untuk selalu memperhatikan sekitarnya ketika hendak melakukan hubungan badan. Hal ini dapat dilihat dari hadits nabi yang artinya “ Demi Tuhan yang diriku ada dalam genggaman-Nya, jika seorang suami menggauli istrinya, sementara di rumah itu ada seorang anak kecil yang terbangun sehingga melihat mereka, serta mendengar ucapan dan hembusan nafas mereka, ia tidak akan mendapatkan keuntungan, jika anak itu baik laki-laki maupun perempuan melainkan menjadi pezina.”
Dalam Islam, pendidikan seks dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini sebagaimana yang disampaikan oleh Nur Alim dalam “Pendidikan Seks Bagi Remaja Dalam Islam” berikut ini:
1.      Selalu menegakkan tata aturan baik aturan agama maupun aturan dalam keluarga yang mengarah kepada batas menutup aurat.
Remaja yang memiliki iman yang kuat, memahami ajaran Islam secara sempurna akan memiliki budi pekerti yang baik dan memiliki kemampuan untuk menghindari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Mereka selalu menjauhi jalan menuju kesesatan, karena secara sadar takut akan siksa yang disebabkan perbuatan menyimpang tersebut. Demikian juga aturan dalam keluarga, bahwa orang tua selalu mengajarkan agar berpakaian yang rapi dan sopan sehingga tidak mengundang fitnah. Berpakaian yang rapi dan sopan, dalam ajaran Islam telah dijelaskan yaitu agar wanita-wanita menutup auratnya dengan menggunakan jilbab. Dengan memakai jilbab akan menghindarkan diri dari fitnah dan dapat menjaga diri dari hal-hal yang mengarah kepada perbuatan zina.
2.      Anak selalu diberi bimbingan tentang seks dan fungsinya, serta cara menanggulangi diri dari penyimpangan seks yang dianggap tabu dan melanggar syariat Islam.
Pendidikan seks bagi remaja, diberikan jika mereka benar-benar siap dan ingin mengetahui tentang seks dan problematikanya. Oleh karena itu selain diberikan tentang pendidikan seks dan fungsi reproduksi, juga diberikan upaya penanggulangan secara Islam, yaitu menghindarkan diri dari segala sesuatu yang mengundang fitnah dan kesesatan.
3.      Selalu dibiasakan menjaga diri dalam keluarga, sehingga mereka mampu memiliki iman yang kuat dan budi pekerti yang luhur.
Dalam hal ini peran orang tua dituntut agar menjadi teladan yang baik bagi anggota keluarganya, khususnya bagi anak-anaknya yang sedang menginjak remaja. Mereka harus selalu diberi bimbingan tentang perilaku yang baik dan menghindarkan diri dari perilaku yang tidak sopan dan mengarah kepada pergaulan bebas, karena hal itu sangat dilarang oleh Islam.
4.      Memberi pengetahuan dan bimbingan tentang perkembangan biologisnya khususnya menyangkut seks dan auratnya yang sedang dialami anak-anak mereka, sehingga anak-anak tersebut tidak akan mengalami salah pergaulan yang mengarah kepada pelanggaran seksualitas.
Dengan pengetahuan seperti ini, mereka akan semakin siap dan mampu menjaga diri serta memiliki pengetahuan yang cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang cerah, khususnya persiapan untuk berumah tangga.
5.      Selalu menanamkan pemahaman bahwa dibolehkannya melakukan hubungan seks dengan lawan jenisnya jika telah melaksanakan akad nikah atau perkawinan, karena hal ini memiliki tujuan yang utama yaitu membentuk keluarga bahagia san sejahtera.
Dalam hal ini remaja dibekali tentang larangan hubungan seks sebelum nikah, dan dibekali pula kewajiban-kewajiban seorang wanita jika telah memiliki suami atau telah sah menjadi suami istri.
6.      Memberi penjelasan kepada anak usia remaja bahwa pemenuhan hasrat seks tidak sekedar mendapatkan kesenangan saja, tetapi agar ditanamkan pula bahwa seks merupakan kodrat Tuhan yang harus kita lakukan dengan mengikuti aturan yang telah ditentukan agar tetap berada dalam jalan kebenaran.
Hal ini juga sangat relevan jika mereka dibekali pula tentang hidup berumah tangga yang baik dan cara-cara membentuk sebuah rumah tangga yang bahagia dan terhidar dari segala fitnah yang menyengsarakan.
Selain itu orang tua juga dituntut untuk memberikan pengetahuan-pengatahuan tentang seks yang sesuai dengan syariat. Serta mengajarkan hukum-hukum islam, dengan mengaitkan perbuatan-perbuatan seks yang terlarang (haram) untuk dilakukan dan yang diperbolehkan (halal). Dan yang lebih penting lagi adalah menanamkan jiwa spiritual mereka kepada Allah Azza wazalla.
Orang tua adalah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap anak dalam masalah pendidikan, termasuk pendidikan seks. Pokok-Pokok Pendidikan Seks Perspektif Islam Di antara pokok-pokok pendidikan seks yang bersifat praktis, yang perlu diterapkan dan diajarkan kepada anak sebagaimana yang dipaparkan oleh niken pratiwi dalam “Pendidikan seks Untuk Anak Dalam Islam” (2011) adalah:
1.      Menanamkan rasa malu pada anak.
Rasa malu harus ditanamkan kepada anak sejak awal lagi. Jangan biasakan anak-anak, walau masih kecil, bertelanjang di depan orang lain; misalnya ketika keluar kamar mandi, salin pakaian, dan sebagainya. Membiasakan anak perempuan sejak kecil berbusana Muslimah menutup aurat juga penting untuk menanamkan rasa malu sekaligus mengajari anak tentang auratnya.
2.      Menanamkan jiwa kelelakian pada anak lelaki dan jiwa keperempuan pada anak perempuan.
Secara fisik maupun psikologis, lelaki dan perempuan mempunyai perbedaan yang diciptakan oleh Allah. Adanya perbedaan ini bukan untuk saling merendahkan, namun semata-mata karena fungsi yang berbeda yang kelak akan dimainkannya. Islam menghendaki agar lelaki memiliki keperibadian maskulin, dan perempuan memiliki keperibadian feminin. Islam tidak menghendaki wanita menyerupai lelaki, begitu juga sebaliknya. Untuk itu, harus dibiasakan dari kecil anak-anak berpakaian sesuai dengan jantinanya. Mereka juga harus dilayan sesuai dengan jantinanya.
Ibnu Abbas ra. berkata: Rasulullah saw. melaknat laki-laki yang berlagak wanita dan wanita yang berlagak meniru laki-laki. (HR al-Bukhari).
3.      Memisahkan tempat tidur mereka.
Usia antara 7-10 tahun merupakan usia saat anak mengalami perkembangan yang pesat. Anak mulai melakukan eksplorasi ke dunia luar. Anak tidak hanya berfikir tentang dirinya, tetapi juga mengenai sesuatu yang ada di luar dirinya. Pemisahan tempat tidur merupakan cara untuk menanamkan kesadaran pada anak tentang dirinya sebagai entiti yang berlainan dan disamping melatihnya berdikari. Pemisahan tempat tidur juga dilakukan terhadap anak dengan  kakak atau adik perempuannya, supaya dia menyadari tentang perbedaan dirinya
4.      Mengenalkan waktu berkunjung (meminta izin dalam 3 waktu).
Tiga ketentuan waktu yang tidak diperbolehkan anak-anak untuk memasuki ruangan (kamar) orang dewasa kecuali meminta izin terlebih dulu adalah: sebelum solat subuh, tengah hari, dan setelah solat isya. Aturan ini ditetapkan mengingat di antara ketiga waktu tersebut merupakan waktu aurat, yakni waktu ketika badan atau aurat orang dewasa banyak terbuka (Lihat: QS al-Ahzab [33]: 13). Jika pendidikan semacam ini ditanamkan pada anak maka ia akan menjadi
anak yang memiliki rasa sopan-santun dan etika yang luhur. 5. Mendidik menjaga kebersihan alat kelamin. Mengajari anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin selain agar bersih dan sehat sekaligus juga mengajari anak tentang najis. Anak juga harus dibiasakan untuk buang air pada tempatnya. Dengan cara ini akan terbentuk pada diri anak sikap hati-hati, mandiri, mencintai kebersihan, mampu menguasai diri, disiplin, dan sikap moral yang memperhatikan tentang etika sopan santun dalam melakukan hajat.
5.      Mengenalkan mahramnya.
Tidak semua perempuan berhak dinikahi oleh seorang laki-laki. Siapa saja perempuan yang diharamkan dan yang dihalalkan telah ditentukan oleh syariat Islam. Ketentuan ini harus diberikan pada anak agar ditaati. Didik anak agar menjaga pergaulan sehariannya dengan selain wanita yang bukan mahramnya. Inilah salah satu bahagian terpenting dikenalkannya kedudukan orang-orang yang haram dinikahi dalam pendidikan seks anak. Dengan demikian dapat diketahui dengan tegas bahwa Islam mengharamkan sumbang mahram. Allah Swt telah menjelaskan tentang siapa mahram dalam surat an-Nisa (4) ayat 22-23.
6.      Mendidik anak agar selalu menjaga pandangan mata.
Telah menjadi fitrah bagi setiap manusia untuk tertarik dengan lawan jenisnya. Namun, jika fitrah tersebut dibiarkan bebas lepas tanpa kendali, justru hanya akan merusak kehidupan manusia itu sendiri. Begitu pula dengan mata yang dibiarkan melihat gambar-gambar atau filem yang mengandung unsur pornografi. Karena itu, jauhkan anak-anak dari gambar, filem, atau bacaan yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi.
7.      Mendidik anak agar tidak melakukan ikhtilât.
Ikhtilât adalah bercampur-baurnya laki-laki dan perempuan bukan mahram tanpa adanya keperluan yang dibolehkan oleh syariat Islam. Perbuatan semacam ini pada masa sekarang sudah dianggap biasa. Mereka bebas berpandangan, saling berdekatan dan bersentuhan; seolah tidak ada lagi batas yang ditentukan syariah yang mengatur interaksi di antara mereka. Ikhtilât dilarang karena interaksi semacam ini boleh menjadi penyebab kepada perbuatan zina yang diharamkan Islam. Kerana itu, jangan biasakan anak diajak ke tempat-tempat yang di dalamnya terjadi percampuran laki-laki dan perempuan secara bebas.
8.      Mendidik anak agar tidak melakukan khalwat.
Dinamakan khalwat jika seorang laki-laki dan wanita bukan mahram-nya berada di suatu tempat, hanya berdua saja. Biasanya mereka memilih tempat yang tersembunyi, yang tidak boleh dilihat oleh orang lain. Sebagaimana ikhtilât, khalwat pun merupakan perantara bagi terjadinya perbuatan zina. Anak-anak sejak kecil harus diajari untuk menghindari perbuatan semacam ini. jika bermain, bermainlah dengan sesama jenis. Jika dengan yang berlainan jenis, harus diingatkan untuk tidak berkhalwat.
9.      Mendidik etika berhias.
Berhias, jika tidak diatur secara islami, akan menjerumuskan seseorang pada perbuatan dosa. Berhias bererti memperindah atau mempercantik diri agar berpenampilan menawan. Tujuan pendidikan seks dalam kaitannya dengan etika berhias adalah agar berhias tidak untuk perbuatan maksiat.
10.  Ihtilâm dan haid.
Ihtilâm adalah tanda anak laki-laki sudah mulai memasuki usia baligh. Adapun haid dialami oleh anak perempuan. Mengenalkan anak tentang ihtilâm dan haid tidak hanya sekadar untuk dapat memahami anak dari pendekatan fisiologis dan psikologis semata. Jika terjadi ihtilâm dan haid, Islam telah mengatur beberapa ketentuan yang berkaitan dengan masalah tersebut, antara lain kewajiban untuk melakukan mandi. Yang paling penting, harus ditekankan bahwa kini mereka telah menjadi Muslim dan Muslimah dewasa yang wajib terikat pada semua ketentuan syariah. Ertinya, mereka harus diarahkan menjadi manusia yang bertanggung jawab atas hidupnya sebagai hamba Allah yang taat. Itulah beberapa hal yang harus diajarkan kepada anak berkaitan dengan pendidikan seks. Wallâhu a’lam bi ashshawâb

MORAL

1. NILAI BERKAITAN DENGAN PERKEMBANGAN DIRI

1 Kepercayaan kepada tuhan 7 Berdikari
2 Amanah 8 Kerajinan
3 Harga diri 9 Kasih sayang
4 Bertanggungjawab 10 Keadilan
5 Hemah tinggi 11 Rasional
6 Toleransi 12 Kesederhanaan


2. NILAI BERKAITAN DENGAN KEKELUARGAAN

13 Kasih sayang terhadap keluarga
14 Hormat dan taat kepada anggota keluarga
15 Mengekalkan tradisi kekeluargaan
16 Tanggungjawab terhadap keluarga


3. NILAI BERKAITAN DENGAN ALAM SEKITAR

17 Menyayangi dan menghargai alam sekitar
18 Keharmonian antara manusia dengan alam sekitar
19 Kemapanan alam sekitar
20 Peka terhadap isu-isu alam sekitar


4.0 NILAI BERKAITAN DENGAN PATRIOTISME

21 Cinta akan negara
22 Taat setia kepada raja dan negara
23 Sanggup berkorban untuk negara


5.0 NILAI BERKAITAN DENGAN HAK ASASI MANUSIA

24 Melindungi hak kanak-kanak
25 Menghormati hak wanita
26 Melindungi hak pekerja
27 Menghormati hak golongan kurang berupaya
28 Melindungi hak pengguna

6.0 NILAI BERKAITAN DENGAN DEMOKRASI

29 Mematuhi peraturan dan undang-undang
30 Kebebasan bersuara
31 Kebebasan beragama
32 Penglibatan diri dalam pembangunan negara
33 Sikap keterbukaan


7.0 NILAI BERKAITAN DENGAN KEAMANAN DAN KEHARMONIAN

34 Hidup bersama secara aman
35 Saling membantu dan bekerjasama
36 Saling menghormati antara negara

Jumaat, 18 Oktober 2013

CARA KELUAR AIR MANI KAUM LELAKI.

prosedur ujian air mani, air mani perempuan, air mani lelaki, biji kelentit, sapu air mani, buah dada, pancut muka isteri, prosedur pengambilan air mani, beromen dengan isteri, gambar payudara, batang panjang


"Cikgu, macamana cara nak keluarkan air mani lelaki? tanya seorang kawan perempuan ku kepada cikgu biologi ku "
Sampai ke hari ini, pertanyaan itu masih segar dalam ingatan aku, walaupun peristiwa tu dah berlaku 10 tahun yang lepas sewaktu aku di tingkatan 5 (biaserla, benda-benda lucah ni memang senang ingat). Sebenarnya, pada hari itu terdapat satu topik yang dibincangkan di dalam kelas biologi  iaitu "Permanian Beradas"
Cikgu biologi aku ni perempuan sebenarnya. Pada waktu tu dia ada la terangkan cara yang digunakan unuk mengatasi masalah kemandulan. Salah satu cara adalah permanian beradas. Menurut cikgu, permanian beradas merupakan kaedah dimana benih lelaki (sperma) dan benih perempuan (ovum) di ambil dan diletakkan di dalam satu tempat khas untuk disenyawakan. Lepas je penerangan tu, bermulalah satu sesi soal jawab yang sampai sekarang aku rasa x terjawab oleh cikgu aku tu..
Pelajar Perempuan : Cikgu, Sperma tu ada kat mana?
Cikgu Biologi: Ada dalam air mani
Pelajar Perempuan : Macamana nak ambil sperma?
Cikgu Biologi: Ambil dalam air mani
Pelajar perempuan : Macamana cara nak keluarkan air mani  lelaki? 
Cikgu Biologi : (Tersengeh  seketika sambil memandang pelajar lelaki). Hah, cuba tanya kat student lelaki, diorang mesti pernah buat.
Terus gamat satu kelas lepas cikgu aku jawab macam tu. Ada kawan-kawan lelaki aku yang berbisik sesama sendiri kata "melancap-melancap". Ergh, aku pun konpius jugak waktu tu, maklumlah umur baru setahun jagung waktu tu. Cikgu biologi aku pun satu, jawab soalan student x sampai habis. Kan sampai ke tua anak murid jadi konpius.
Baru-baru ini, aku ada baca satu artikel di internet tentang Analisa Air Mani atau Seminal Analysis (SA) yang ditulis oleh Dr. Adilah Ahmat dari Hospital Pantai Kuala Lumpur. (SA) adalah ujian yang dilakukan kepada pasangan yang mengalami masalah kemandulan. Beliau menerangkan doktor tidak akan melakukan sebarang sentuhan fizikal untuk mengeluarkan air mani lelaki, sebaliknya pesakit akan diminta mengeluarkan air maninya sendiri melalui kaedah masturbasi/melancap. Untuk yang tak biasa melakukan masturbasi, boleh dilakukan dengan bantuan pasangan/isteri melalui kaedah hubungan seks (tapi cara ni agak mahal sebab kena guna kondom khas). So, korang tak payah nak perasan yang akan ada nurse tolong korang keluarkan air mani yer !!!  Untuk lebih detail, korang boleh pergi ke blog Dr Adilah Ahmat.
Fuh, barulah terungkai segala persoalan selama ni. Pelik jugak bila fikir, bagaimana prosedur sampel air mani lelaki diambil untuk ujian di hospital atau klinik. Hurm, btw pendidikan seks di sekolah ni ada pro dan kontranya. Apa yang lebih penting jangan jadikan pendidikan seks sebagai rujukan untuk melakukan hubungan seks luar nikah tanpa termengandung, tetapi jadikan pendidikan seks untuk mendidik tentang bahayanya seks di luar nikah. Ok.. Selamat beramal...

KESELAMATAN PELAJAR SEKOLAH SEMASA DALAM PERJALANAN


MATLAMAT
Memastikan murid-murid selamat dalam perjalanan pergi dan balik sekolah.

OBJEKTIF
(i)Menyediakan atau menyebarkan maklumat tentang tatacara tindakan keselamatan diri murid pergi dan balik sekolah.
(ii)Mengenal pasti masalah berkaitan penggunaan laluan perjalanan pergi/balik sekolah.

RASIONAL
Ramai murid yang pergi dan balik sekolah terdedah dengan bahaya akibat kecuaian atau pun tidak mementingkan aspek keselamatan.

PERANAN MURID
1.Pastikan kenderaanyang dinaiki selamat
2.Memahami dan mengamalkan peraturan mengenai diri dalam perjalanan ke sekolah.
3.Mengamalkan langkah-langkah keselamatan:
a. Berjalan dalam kumpulan
b.Ikut jalan yang selamat
c.Lengkapkan diri dengan kemahiran mempertahankan diri
d.Tidak menumpang kenderaan orang yang tidak dikenali

PERANANAN IBU BAPA
1.Bergotong royong membersihkan kawasan semak-laluan murid
2.Memastikan anak selamat pergi dan balik sekolah
3.Mendidik anak dalam aspek keselamatan diri.
4.Kenderaan yang dibawa ke sekolah dalam keadaan baik.
5.Menasihatkan anak supaya jangan menumpang mereka yang tidak dikenali.

1.0 Pejalan Kaki
Sebagai pejalan kaki murid-murid/pelajar-pelajar haruslah menjaga keselamatan diri dengan mengamalkan peraturan yang sepatutnya apabila menggunakan jalan raya seperti:

1.1 Melintas Jalan
Perkara penting yang patut didkuti ketika melintas jalan:
a.Cari tempat yang terdekat dan selamat untuk melintas.
b.Hendaklah berdiri di atas kaki lima jalan.
c.Awasi lalu lintas sekeliling. Lihat kanan, lihat kiri dan lihat kanan sekali lagi. Pastikan tiada kendaraan dan melintaslah apabila selamat.
d.Undur kebelakang, 1 meter apabila melihat kenderaan besar.
e.Ikut arahan trafik waden jika ada.

1.2 Tempat-tempat yang selamat untuk melintas Jalan raya.
a. Lintasan pejalan kaki
b. Laluan bawah
c. Jejantas
d. Dekat lampu isyarat
e. Menggunakan pemisah jalan atau pulau lalulintas
f. Di tempat – tempat yang terdapat angggota polis, waden trafik dan pengawal
lalulintas sekolah yang bertugas.

1.3 Cara melintas jalan di lintasan pejalan kaki
a. Berilah kesempatan untuk pemandu melihat anda dan memberhentikan
kenderaannya sebelum anda melintas.
b. Pastikan semua kenderaan berhenti dan berjalan dengan cermat bila melintas.

1.4 Cara melintas jalan di lampu isyarat.
a. Melintaslah apabila lampu untuk pejalan kaki menyeberang berwarna hijau.
b. Bila lampu untuk pejalan kaki menyeberang berkelip ia bererti lampu akan bertukar
kepada merah dan anda dinasihatkan berhenti daripada melintas. Jika anda sedang
melintas percepatkan langkah anda.

1.5 Berjalan kaki
a. Hendaklah berjalan kaki di atas kaki lima jika ianya disediakan.
b. Jika tiada kaki lima, hendaklah berjalan kaki di sebelah kanan jalan raya dan sentiasa memandang lalulintas yang dating dari arah hadapan.
c. Anda hendaklah berjalan di tepi jalan dan janganlah sekali-kali berjalan bergandingan kecuali memimpiun orang buta atau tua.

1.6 Berjalan kaki di waktu malam
Pejalan kaki hendaklah memakai menggunakan alat-alat berikut bagi membolehkan
pemandu melihat anda.
a.Pakaian cerah atau bersinar.
b.Membawa suratkhabar atau benda-benda yang putih.
c.Memakai pemantul cahaya.
d.Menggunakan lampu picit.

1.7 Berjalan kaki di waktu hujan
a. Diutamakan memakai baju hujan.
b. Jika pakai payung, pegang paying dengan betul supaya tidak menghalang pandangan
depan dan gunakan payung yang berwarna terang.
c. Berjalan dengan cermat kerana jalan licin dan mudah tergelincir.
d. Berjalan tengok hadapan.

1.8 Perkara-perkara yang patut dielakkan
a. Menyeberang jalan di tempat-tempat yang bukan dikhaskan seperti melompat atau
memanjat pagar pembahagi jalan.
b. Bermain atau bergurau senda di jalan raya.
c. Menggunakan jalan sibuk.
d. Tidak mematuhi arahan lampu isyarat.
e. Menyeberang di celah-celah kenderaan.

2.0 Menunggang basikal / motosikal
a. Menunggang basikal di sebelah kiri jalan raya.
b. Ditegah menunggang basikal bergandingan dan mencelah-celah di antara lalulintas.
c. Mengekori kenderaan pada jarak yang selamat.
d. Semasa menunggang hendaklah sentiasa memandang ke hadapan.
e. Awasilah semasa memotong kereta yang berhenti kerana mungkin ada penumpang
yang membuka pintu.
f. Memegang hendal dengan kedua-dua belah tangan kecuali member isyarat tangan
sebelum membelok.
g. Apabila mendaki bukit, anda hendaklah turun daripada basikal dan menyorongnya.
h. Gunakan karier untuk membawa barang-barang atau buku-buku.
i. Jangan menggunakan payung semasa hujan.
j. Jangan membawa penumpang di atas basikal.
k. Semasa menunggang jangan berpaut kepada belakang atau tepi kenderaan.
l. Di waktu malam pastikan semua lampu dalam keadaan baik.
m. Jika menunggang pada waktu malam pakai pakaian yang membolehkan pemandu
kenderaan dan pengguna jalan raya dapat melihat anda dengan lebih baik.
n. Periksa lampu, brek, tayar, rantai, dan jarak tinggi hendal.
0. Sentiasa patuh kepada undang-undang dan semua peraturan-peraturan lalu lintas.
p. Gunakan jalan yang paling selamat dari lalulintas yang sibuk.
q. Awasi sebelum membelok kanan atau kiri, beri isyarat dari lalulintas yang sibuk.
r. Penunggang basikal/motosikal hendaklah meletakkan basikal atau motosikal di
tempat yang disediakan.

3. Menaiki Bas/kereta
a. Jangan menaiki atau turun dari kenderaan ketika kenderaan masih bergerak.
b. Menggunakan pintu yang disediakan untuk masuk dan keluar.
c. Jangan sengaja menghimpit penumpang-penumpang lain ketika menaiki atau turun
dari kenderaan.
d. Jangan merosakkan mana-mana bahagian kenderaan.
e. Elakkan menggangu tumpuan pemandu tanpa sebarang sebab seperti berbual atau bermain.
f. Jagalah kebersihan kenderaan.
g. Jangan membaling sesuatu keluar dari kenderaan.
h. Jangan meletakkan atau mengikatkan sebarang benda yang bergantungan atau berjuntai pada badan kenderaan.
i. Hendaklah sentiasa bersopan dan beratur seperti tidak berebut-rebut ketika menaiki kenderaan.
j. Jangan membuka pintu kenderaan untuk keluar sehingga dipastikan selamat.
k. Sentiasa patuh undang-undang dan peraturan lalulintas.
l. Ketika kenderaan sedang bergerak janganlah bermain-main dalam kenderaan seperti melambaikan tangan keluar, menghulurkan kepala dan sebagainya.

4. Semasa Menunggu Kenderaan
a. Semasa menunggu kenderaan murid-murid adalah dilarang bermain seperti kejar
mengejar dan sebagainya yang boleh mendatangkan bahaya.
b. Ibu bapa pemandu kenderaan hendaklah memimpin murid-murid ke kenderaan
mereka sekiranya murid-murid itu menunggu di seberang jalan.

















KETURUNAN SIAM MALAYSIA.

Walaupun saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan siam malaysia,saya tetap bangga saya adalah thai malaysia.Pada setiap tahun saya akan sambut perayaan di thailand iaitu hari kebesaraan raja thai serta saya memasang bendera kebangsaan gajah putih.

LinkWithin