Sabtu, 16 Mac 2013

RAMALAN BESAR AKAN MENGEJUTKAN SELURUH MANUSIA DI MUKA BUMI INI

Peramal jitu Jucelino Nobrega da Luz adalah orang Brasil, lahir tahun 1960, profesinya saat ini ialah guru sekolah. Ia dan istri serta kedua anaknya menjalani hidup yang sederhana. Biasanya peristiwa yang ia ramalkan disertai tanggal, bulan, tahun kejadian bencana besar dan dilengkapi dengan petunjuk yang jelas.
Jucelino juga meramalkan dimulai pada akhir abad ke 20 hingga 21 bakal terjadi banyak sekali bencana dan musibah yang membuat umat manusia memasuki suasana teror yang mengerikan, bencana tersebut bakal terjadi secara bergantian tak henti-hentinya, penulis menampilkan beberapa contoh peristiwa diantaranya sebagai berikut :

Tembok Berlin Timur - Barat runtuh

Dalam surat Jucelino tertanggal 2 September 1989 kepada guru budimannya yakni Mr.Francisco Shabiz, meramal kejadian pada tanggal 9 November 1989, isi surat (red.: hasil terjemahan harfiah dari bahasa asing barangkali tidak akurat) : "Saya melihat tembok raksasa yang mengepung rakyat berbahasa dan berbangsa sama dan dipisahkan menjadi 2 negara timur dan barat, tidak lama lagi tembok tersebut bakal dirobohkan, kedua bangsa akan bersatu kembali."
Dari dalam isi surat tersebut dengan sangat gamblang diindikasikan tembok Berlin akan runtuh. Bersamaan dengan itu di dalam surat tersebut juga diramalkan regu sepak bola Brazil bakal merebut juara pertama piala dunia untuk ke 5 kalinya.

Peristiwa teror bersenjata terhadap sekolah di Beslan, Rusia, yang menewaskan 335 orang dan 700 orang terluka

Di dalam surat resmi yang dikirimkan Jucelino via pos kepada kedubes Moskow dan pemerintahan Rusia (dilampiri tanda terima kantor pos), diramalkan bahwa "Pada bulan Agustus atau September 2004 direncanakan bersama oleh kaum teroris separatis Republik Chechnya - Republik Chechen dan beberapa orang Rusia, dalam penyerangan tersebut beberapa ratus anak sekolah dan karyawan tewas."

Peristiwa teror berulang kali dan serentak di London

Diramal pada tanggal 19 Maret 2004, dan pada tanggal 7 Juli 2005 di tiga tempat Metro (kereta api bawah tanah) dan halte bis di London, berturut-turut terjadi peristiwa peledakan bom, menyebabkan tewasnya 54 orang warga kota dan pelaku peledakan, surat yang dikirim Jucelino kepada surat kabar Daily Telegraph dan kedubes Inggris yang bertempat di St. Pauli berbunyi: "Saya telah mengabarkan kepada PM Anthony Charles Lynton Blair, kira-kira pada bulan Juni atau Juli tahun 2004, barangkali bulan Maret 2005, negara anda bakal terjadi sebuah peristiwa peledakan bom seberat 500 kg yang digunakan oleh teroris, tolong lakukan penjagaan dan kewaspadaan di bandara dan lokasi vital lainnya..."
Kejadian tersebut secara tidak lazim, mundur hingga 4 bulan hingga 1 tahun baru terjadi, akan tetapi makna peristiwa teror persis sesuai dengan ramalan yang disampaikan yakni ledakan akibat penggunaan bom berukuran besar.
Peristiwa seperti ini, dalam ramalan Jucelino, ada yang terjadi sebelum atau beberapa bulan hingga 1 tahun sesudahnya, oleh karena itu diperlukan penggunaan hati dalam pemecahan ramalannya.
Namun, yang paling tidak di mengerti, 11 tahun sebelum peristiwa peledakan ini terjadi, yakni pada tanggal 4 April 1994, Jucelino mengirim surat resmi lewat pos untuk kedubes Inggris dan dengan sangat jelas diramalkan, pada tgl 7 Juli 2005 bakal terjadi peristiwa serangan oleh teroris.
Ternyata poin utama surat resmi terbuka ini ialah hendak membantu anak lelaki Brazil yakni Jean Charles de Menezes agar lolos dari bencana, namun pada kenyataannya ia tewas dalam kasus peledakan London tersebut.
Ketika itu, perihal tanggal peristiwa teror dengan tanggal Menezes bisa mengalami pembunuhan secara bersamaan ditulis Jucelino dan terkirim melalui pos kepada duta besar Inggris, isi surat ramalannya:
"Pemuda berusia 21 tahun, Jean Charles de Menezes barangkali bisa tewas karena salah sasaran, tanggal 22 atau 23 Juli tahun 2005 antara Metro Stockwell atau London, ia disangka oleh polisi sebagai anggota teroris dan ditembak 5 kali oleh polisi hingga terluka parah dan tewas. Tanggal 7, 21-23 Juli 2005 bisa terjadi peristiwa penyerangan oleh anggota teroris."
Pada akhirnya persis sesuai dengan isi ramalan Jucelino pada tahun 1994, tanggal 7 Juli 2005, 3 lokasi di Metro-London dan halte bis secara bersamaan telah terjadi peristiwa teror, ada 50 orang lebih menjadi tumbal.
Selain itu pada tanggal 21 juga terjadi satu peristiwa teror lainnya yang bisa digagalkan, barangkali juga adalah tindakan sebuah gerombolan teror, para teroris mungkin merencanakan bergerak pada tanggal 23, namun karena tanggal 21 gagal, maka itu kejahatan tanggal 23 tiba-tiba dihentikan.
Saya kira anda semua masih ingat kasus 22 Juli dimana teknisi elektrikal Brazil Jean Charles de Menezes keliru disangka polisi sebagai anggota teroris dan ditembak hingga tewas.

Sri Paus Johannes II meninggal, telah diramal 22 April 2003, meninggal tanggal 2 April 2005

Tentang kondisi penyakit Paus Johannes II yang semakin memburuk dan peringatan tentang kematiannya, dari tahun 2001 hingga dua bulan sebelum Sri Paus wafat, Jucelino pernah mengirimkan banyak surat dan SMS kepada Sri Paus, bulan November 2004, lima bulan sebelum wafatnya Sri Paus, isi surat ramalan Jucelino:
"Sangat disayangkan, penyakit Sri Paus pada tanggal 30 Maret 2005 semakin memburuk lagi, jikalau terus-terusan seperti ini, barangkali pada tanggal 2 April 2005 karena kambuh dan akan wafat."
Jucelino juga pernah menulis surat peringatan kepada Jepang, isi yang begitu cermat dan ketepatan ramalan yang patut dipuji, kita seolah-olah seperti mengalami kenyataan.
Jucelino mengirimkan per pos semua surat peringatan ramalannya ke perwakilan atau kedubes yang mewakili pemerintahan politis, juga kepada media massa besar, kenyataannya di antaranya juga mengandung beberapa surat resmi ditujukan kepada Jepang tentang ramalan penting.
Isi ramalan yang perlu ditampilkan, kaisar Hirohito mangkat, peristiwa penebaran racun ganas di kereta api bawah tanah oleh Aum Shinrikyo, "Gempa bumi besar di OsakaKobe" yang menelan korban lebih dari 5.000 orang tewas dan "Gempa Chūetsu" dengan gempa susulannya yang tak putus-putusnya berlangsung selama 5 bulan:

Kaisar Hirohito mangkat, diramal 15 Maret 1979, tanggal 7 Januari 1989 mangkat

Sepuluh tahun sebelum kaisar Hirohito mangkat, Jucelino mengirim surat berisi ramalannya kepada kedubes Jepang dan kaisar Hirohito yang tinggal di istana di Tokio, memberitahukan "Saya di dalam mimpi melihat penyakit paduka pada tahun 1989 semakin parah, kemudian kemungkinan akan mangkat."
Gempa besar Osaka-Kobe diramal 15 Maret 1979, terjadi gempa 7.2 skala Richter pada 17 Januari 1995, korban tewas 6.434 orang 43.792 orang terluka
Di dalam surat ramalannya tersebut bersamaan juga diumumkan "Di dalam suasana mimpi saya terdahulu, saya sudah melihat kota Kobe di Jepang bakal terjadi gempa besar pada tahun 1995 dan menimbulkan bencana kematian bagi 5.000 orang lebih."

Peristiwa serangan gas sarin di Metro, Tokyo, diramal 11 Agustus 1989, terjadi 20 Maret 1995

Di dalam surat peringatan tersebut diramalkan, "Saya melihat di stasiun Metro, Tokyo, terjadi sebuah peristiwa penebaran racun keji mematikan: Sarin, oleh sebuah kelompok agama baru yang menyebut dirinya sebagai agama Aum Shinrikyo."
Ramalan ini pada bulan Agustus 1989 dikirim bersamaan masing-masing kepada sang kaisar dan pihak kepolisian, akan tetapi tidak pernah diperoleh respon apapun dari mereka.
Peristiwa tersebut terjadi 6 tahun sesudah surat peringatan resmi terkirim, sesuai yang disampaikan di dalam ramalan, pelaku kejahatan mengikuti pimpinan agama Shoko Asahara dari Aum Shinrikyo, menggunakan gas racun Sarin ditebarkan di Metro-Tokyo, menimbulkan korban tewas 13 orang dan 5.000 orang lebih mengalami luka berat dan ringan.

Gempa Niigata, Chūetsu, diramal 29 Oktober 2003, terjadi gempa besar 7.5 skala Richter pada tanggal 23 Oktober 2004, korban tewas 65, luka-luka 4.805 orang

Di dalam surat pemberitahuan dan peringatan tentang kumpulan ramalan bencana alam yang bakal terjadi di seluruh tempat di bumi pada masa yang akan datang yang dikirim oleh Jucelino pada tahun 2003, ramalan bernomor 18 berisi : "Antara tahun 2004 sampai dengan 2005 bakal terjadi gempa bumi besar melanda Jepang, korban jiwa bisa melewati beberapa ribu orang, akan menjadi bencana bersejarah di Jepang."
Meskipun ramalan ini dengan gempa yang terjadi cocok secara garis besar, tetapi sangat mujur bahwa angka kematian dan korban luka-luka hanya sedikit saja, karena tingkat gempa mencapai hingga 7.5, andaikan sumber gempa bergeser sedikit lebih dekat lagi ke kota Niigata, angka kematian maupun luka-luka barangkali akan setragis sesuai yang diramalkan di dalam surat peringatan.
Sesudah kita meneliti lebih lanjut mengenai ramalan Jucelino, juga menemukan ada beberapa ramalan terdapat perbedaan seperti itu.
Di samping itu, ciri khas gempa di Chūetsu bukan hanya gempa yang terjadi tanggal 24 Oktober 2004 saja, skala Richter 7.1 pada 28 November tahun yang sama, disusul gempa berskala Richter 7.0 tertanggal 20 Maret 2005 dan lain sebagainya, semuanya adalah gempa susulan yang sangat kuat, seluruhnya terjadi 5 kali, di dalam surat peringatan tersebut memang tidak diramalkan tanggal yang pasti, apakah dikarenakan firasat Jucelino bahwa gempa itu bisa berlangsung cukup lama?
Jucelino sekarang sepertinya juga menerima peramalan nasib kehidupan pribadi, namun sama sekali gratis alias tidak dipungut biaya apapun, ia sendiri senantiasa menempuh cara hidup yang sederhana.
Sebenarnya selain memiliki kemampuan meramal yang kuat, nampaknya ia juga memiliki kemampuan yang mengejutkan orang, selain bahasa ibu Spanyol, bahasa Inggris, Polandia, Jerman dan lain sebagainya dapat dikuasainya dengan baik, bahasa-bahasa tersebut ia pelajari dari dalam tidurnya.
Ia memanfaatkan bakat khusus semenjak lahir, dan menggunakan bahasa asing yang ia pelajari untuk menolong agar umat manusia di dunia mengetahui kedatangan bencana raksasa dalam waktu dekat dan masa depan, ketika ia menulis surat peringatan kepada pemimpin luar negeri atau media massa negara bersangkutan, sebisa mungkin ia menggunakan bahasa negara setempat dalam penyampaian "firasat mimpi" yang ia alami.
Pada kesempatan ini, penulis menyeleksi beberapa kasus catatan ramalan Jucelino untuk masa depan terdekat, tentang musibah dan bencana skala raksasa yang mungkin terjadi :

Tahun 2007

  • Angin puting beliung menyerang ibu kota lama Brazil: Rio de Janeiro, mengakibatkan kematian ribuan orang.
  • Pada bulan Juli tahun 2007 atau 2008 akan terjadi gempa bumi di Jepang, bersamaan itu bisa menimbulkan Tsunami raksasa dengan tinggi 30 meter lebih.
  • Bulan Oktober di Jepang akan tertimpa bencana dikarenakan gempa bumi dan angin topan, mengenai angin topan di dalam surat resmi peringatannya itu, diramalkan tanggal 26 Oktober bakal terjadi angin topan raksasa.
  • Tanggal 17 Desember Ame-rika bakal terjadi peristiwa teror.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan


















KETURUNAN SIAM MALAYSIA.

Walaupun saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan siam malaysia,saya tetap bangga saya adalah thai malaysia.Pada setiap tahun saya akan sambut perayaan di thailand iaitu hari kebesaraan raja thai serta saya memasang bendera kebangsaan gajah putih.

LinkWithin