Khamis, 19 Mei 2011

ABHISIT KALAHKAN KALAHKAN HUN SEN.

BILA dilihat dari sudut pandang sejarah, sengketa wilayah di perbatasan Thailand-Kam-boja saat ini muncul akibat tidak adanya batas-batas yang pasti dalam pembagian wilayah di masa kerajaan sebelum masuknya kolonialisme di Asia Tenggara.
Sejarawan Asia Tenggara dari Universitas Indonesia Linda Sunarti mengatakan, batas wilayah kerajaan di Asia Tenggara umumnya tidak memiliki kepastian yang jelas, berbeda dengan yang ada di Eropa.
"Besar kecilnya wilayah kerajaan di Asia Tenggara tergantung dari seberapa besar kharisma yang dimiliki raja yang berkuasa. Hal itulah yang memicu konflik di masa sekarang," terang Linda kepada Rakyat Merdeka, Kamis (10/2).
Apabila Thailand ingin mengklaim wilayah Kamboja, jika berdasarkan pada sejarah kerajaan di masa lalu. Kamboja memang merupakan bagian Kerajaan Siam (Thailand). Namun, kata Linda, bukan hal mudah menggunaan dasar masa lalu ketika suana negara ingin mengklaim wilayah yang disengketakan. "Harus ada pembicaraan lebih dalam," tekan Linda.
Dia mencontohkan kasus Filipina. Negara yang dipimpin Presiden Beningno Aquino III itu pernah mengakui daerah Sabah (Malaysia) sebagai milik mereka di awal 1960, karena merupakan bagian dari Kesultanan Sulu.
"Tidak semudah itu mengakui suatu wilayah sebagai kepemilikan mereka. Tapi kalau dilihat dari konteks sejarah, hal tersebut benar adanya," imbuh, perempuan yang sedang melanjutkan pendidikan di Malaysia.1
Thailand Vs Vietnam
Linda menilai, ketakutan Thailand terhadap ancaman Vietnam bisa jadi merupakan alasan sikap keras Thailand di Kamboja. Posisi kamboja yang berada di antara Thailand dan Vietnam dianggap Thailand sebagai daerah yang penting dalam membentengi negara dari bahaya yang dapat datang dari Vietnam.
"Ketakutan Thailand akan ancaman Vietnam tak dapat diabaikan. Terlebih saat ini PM Hun Sen memiliki hubungan yang kuat dengan Vietnam," ujarnya.
Kata Linda, daerah Kamboja khususnya di perbatasan sekitar Candi Preah Vihear. memang merupakan daerah yang pernah diserahkan Kerajaan Thailand di masa lalu kepada Prancis.
"Daerah itu diberikan kepada sebagai usaha Thailand melindungi kedaulatannya. Ini sekaligus memberikan keutungan ekonomi bagi Thailand karena bermitra dengan Barat," tutur Linda.
Handalnya diplomasi Thailand dengan Kolonial Prancis dan Inggris membuat Thailand sebagai satu-satunya negara di Asia
Tenggara yang tidak pernah terjajah. "Apabila Thai land ingin kembali mengklaim wilayahnya, itu bukan hal yang amat menge-jutkan,"1mbuhnya.
Sedangkan Sejarawan Thailand Charvit Kasetin mengatakan, aksi Thailand sebagai sebuah euforia untuk mengeks-pansi daerah sekitar, pasca berkuasanya diktator militer di Kamboja pada akhir 1930.
"Sangat masuk di akal jika euforia ekspansi itu muncul. Ini di picu bangkitnya nasionalisme rakyat Thailand yang ingin mengembalikan kejayaan di masa lalu, sebagaimana yang tercatat dalam sejarah," Linda mengamini.
Sebelum menuntup percakapan dengan Rakyat Merdeka. Linda meyakini, konflik kedua negara tak akan meluas menjadi peperangan besar. "Sejauh ini saya optimis masalah ini tak akan berlanjut menjadi peperangan besar. Perekonomian negara-negara di ASEAN sedang goyah. Jika mereka memutuskan berperang, pasti akan menghabiskan banyak biaya. Lagi pula, ASEAN pun pasti akan aktif mencegah." tandasnya. CR-5
Entitas terkaitASEAN | Asia | Handalnya | Inggris | Kamboja | Kesultanan | Linda | Perekonomian | Posisi | Rakyat | Sabah | Sejauh | Tenggara | Terlebih | Thailand | Vietnam | Apabila Thai | Apabila Thailand | Asia Tenggara | Candi Preah | Kerajaan Siam | Kerajaan Thailand | Ketakutan Thailand | Kolonial Prancis | PM Hun Sen | Sejarawan Asia Tenggara | Thailand Vs Vietnam | Presiden Beningno Aquino III | Universitas Indonesia Linda Sunarti | Sedangkan Sejarawan Thailand Charvit Kasetin | Abhisit Bisa Kalahkan Hun Sen Pake Sejarah Kerajaan Siam |
Ringkasan Artikel Ini
BILA dilihat dari sudut pandang sejarah, sengketa wilayah di perbatasan Thailand-Kam-boja saat ini muncul akibat tidak adanya batas-batas yang pasti dalam pembagian wilayah di masa kerajaan sebelum masuknya kolonialisme di Asia Tenggara. Tapi kalau dilihat dari konteks sejarah, hal tersebut benar adanya," imbuh, perempuan yang sedang melanjutkan pendidikan di Malaysia.1 Thailand Vs Vietnam Linda menilai, ketakutan Thailand terhadap ancaman Vietnam bisa jadi merupakan alasan sikap keras Thailand di Kamboja. Posisi kamboja yang berada di antara Thailand dan Vietnam dianggap Thailand sebagai daerah yang penting dalam membentengi negara dari bahaya yang dapat datang dari Vietnam.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

KETURUNAN SIAM MALAYSIA.

Walaupun saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan siam malaysia,saya tetap bangga saya adalah thai malaysia.Pada setiap tahun saya akan sambut perayaan di thailand iaitu hari kebesaraan raja thai serta saya memasang bendera kebangsaan gajah putih.

LinkWithin