Khamis, 2 Mei 2013

BANGSA CINA TIDAK TAHU TERIMA KASIH KEPADA KERAJAAN

Shinzo Abe
Shinzo Abe
Warga negara Jepang telah banyak berkontribusi bagi ekonomi China.
TOKYO, Jaringnews.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menegaskan pada Jumat ini bahwa Jepang tidak akan bernegosiasi dengan Beijing terkait sengketa pulau-pulau di Laut China Timur. Ia menegaskan pula bahwa protes China atas pulau-pulau tak berpenghuni itu sebagai kesalahan besar.
Abe mengungkapkan kata-kata pedasnya pada China, tetapi tidak demikian ketika berbicara tentang Korea Selatan. Ia memiliki kata-kata yang jauh lebih hangat untuk Korea Selatan, meski hubungan dengan Seoul sedikit tegang terkait sengketa wilayah. Abe justru berharap bisa membangun hubungan saling percaya dengan presiden terpilih Park Geun-hye sesegera mungkin.

"Kedua negara bisa berbagi nilai-nilai liberal dan demokrasi serta bisa menghormati hak asasi manusia dan aturan hukum," kata Abe.

Abe mengungkapkan hal ini menjelang kunjungan para pejabat AS ke Jepang dan Korea Selatan untuk memastikan komitmen kerjasama dan hubungan mereka.

Abe yang telah menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi menjadi prioritas utama pemerintahannya telah mengumumkan bahwa lebih dari 20 triliun yen akan dijadikan sebagai stimulus baru untuk ekonomi Jepang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan sebesar 2 persen dan menciptakan 600.000 pekerjaan.

Sejauh ini, ungkapnya, ketegangan dengan China mempersulit tugasnya. Seperti diketahui, keputusan pemerintah Jepang membeli sekelompok pulau kecil di Laut China Timur

Boikot produk Jepang di Cina telah merugikan eksportir Jepang. Apalagi iklim investasi juga ikut terguncang. Toyota dan Nissan pun telah merasakan dampak dari sengketa ini. Penjualan kendaraan di China turun tajam dalam beberapa bulan terakhir ini.

Saat ditanya soal sengketa dengan China, Abe menyalahkan Beijing untuk setiap penurunan hubungan bisnis.

"Semua ini salah China sebagai negara yang bertanggung jawab pada masyarakat internasional karena hanya mencapai tujuan politik dengan membiarkan kerusakan afiliasi perusahaan Jepang. Padahal, warga negara Jepang telah berkontribusi banyak bagi ekonomi China," kata Abe.

Abu mengakui China sepertinya tidak tahu terima kasih atas kontribusi Jepang bagi perekonomian China

Abe memperingatkan bahwa pendekatan semacam itu tidak hanya melukai hubungan bilateral, tetapi juga mempengaruhi perekonomian China sendiri.
         
"Sebuah hubungan yang didasarkan pada kepentingan strategis bersama membutuhkan rasa saling menghormati," katanya merujuk pada kepongahan China.


Saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan thai malay menyokong kenyataan perdana menteri jepun yang mengatakan bangsa cina tidak tahu terima kasih kepada kerajaan jepun memajukan ekonomi cina.samalah cina malaysia tidak tahu adat resam kebudayaan serta tatasusila raja melayu.Bagi saya bangsa cina memang cukup kurang ajar dan biadap serta tidak menghormati adat resam,kebudayaan dan agama islam,Sebagai contoh Dap sanggup menggunakan kalimah allah di negara malaysia dan menyesatkan umat islam.Apa yang kita lihat sekarang kebanyakkan bangsa cina memang tidak tahu mengenang budi dalam sesebuah negara.Lihatlah seperti negara thailand Thaksin selaku perdana menteri sanggup membeli persatuan bola sepak,salah guna kuasa kepada rakyat thai terutamanya di selatan thailand.Apa yang di katakan oleh perdana menteri jepun adalah amat bermakna dan terbukti bahawa masyarakat cina di seluruh dunia tidak tahu menghormati adat resam serta kebudayaan dan undang-undang dalam sesebuah negara.Bagi saya bangsa cina adalah tidak tahu kenang kepada kerajaan,ibaratkan bangsa cina seperti yahudi tidak tahu kenang jasa kepada palestine kerana memberi tanah serta rumah penempatan yahudi untuk tinggal di negara palestine tapi sekarang yahudi pun sudah lupa tanah siapa yang di beri kemudian habis di ambil oleh yahudi.Samalah seperti bangsa cina tidak tahu kenang jasa kepada kerajaan malaysia serta membuat isu perkauman,sepatutnya bangsa cina mahu sedar 13 mei apa yang telah berlaku di negara tanah melayu pada tahun 1969.Sepatutnya bangsa cina mahu sedar diri jangan lupa diri.Walaupun saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan thai malay berharap agar masyarakat cina di serata dunia dapat memahami kebudayaan,agama dan sistem pemerintahan dalam sesebuah negara.Bagi saya sepatutnya masyarakat cina patut berterima kasih kepada kerajaan malaysia kerana banyak memberi kemajuan kepada golongan masyarakat cina di malaysia,Tapi ada segelintir masyarakat cina tidak tahu kenang budi kepada kerajaan serta adat resam dan agama.Sepatutnya masyarakat cina mahu faham kedudukan bumiputera seperti kaum siam,melayu orang asli,kadazan,dayak dan lain-lain lagi.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

KETURUNAN SIAM MALAYSIA.

Walaupun saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan siam malaysia,saya tetap bangga saya adalah thai malaysia.Pada setiap tahun saya akan sambut perayaan di thailand iaitu hari kebesaraan raja thai serta saya memasang bendera kebangsaan gajah putih.

LinkWithin