Khamis, 21 Julai 2011

KEPERCAYAAN AGAMA MASING-MASING.

9 ) Budha Awatara

Pangeran Siddharta Gautama lahir sekitar abad ketujuh sebelum Masehi (± tahun 623 SM) (2400 tahun yang lalu). Siddharta bukanlah anak biasa. Dalam usia yang sangat muda, Siddharta ahli dalam segala bidang pengetahuan, bahkan melampaui anak-anak yang sebaya dengannya. Selain itu ia rajin bermeditasi, sangat gagah dan tampan, dan selalu menjadi pemenang dalam setiap perlombaan. Pada usia muda ia dinikahkan dengan puteri Yasodhara. Ia kemudian memiliki seorang putera yang diberi nama Rahula.
Ayahnya, Raja Suddhodana, sangat menginginkan dia menjadi Maharaja Dunia, namun pikirannya dibayang-bayangi oleh ramalan petapa Kondanna yang mengatakan bahwa anaknya akan menjadi Buddha karena melihat empat hal: orang sakit, orang tua, orang mati, dan orang peminta-minta. Keempat hal tersebut selalu berusaha ditutupi olah ayahnya. Ia tidak akan 
membiarkan sesuatu yang bersifat sakit, tua, mati, dan peminta-minta dilihat oleh Siddharta.
Namun Siddharta memang sudah ditakdirkan untuk menjadi Buddha. Ramalan pertapa Kondanna menjadi kenyataan. Keinginan Siddharta untuk menjadi Buddha terlintas ketika ia melihat orang tua, orang sakit, orang mati, dan peminta-minta. Akhirnya ia memutuskan untuk menjadi pertapa dan berkeliling mencari pertapa-pertapa terkenal dan mengikuti ajarannya, namun semuanya tidak membuat Siddharta puas. Akhirnya ia menemukan pencerahan ketika bertapa di bawah 
pohon Bodhi di Bodh Gaya
 
Pemutaran Roda Dharma
Ajaran Sang Buddha pertama kali diterima oleh lima orang bhiksu: Kondanna, Bhaddiya, Mahanama, Assaji, dan Vappa. Hari pemutaran roda Dharma yang pertama tersebut diperingati oleh umat Buddha sebagai hari suci Asadha. Setelah saat itu, makin lama makin banyak orang yang menjadi pengikut Beliau. Inti ajarannya terangkum dalam tiga baris syair yang diajarkan-Nya:
“Jangan berbuat kejahatan, perbanyak perbuatan baik. Sucikan hati dan pikiran, inilah ajaran para Buddha”.
Ajaran Siddharta Gautama atau Sang Buddha terkenal sebagai ajaran agama Buddha. Ajaran ini pula yang menjadi ajaran terpenting agama Buddha di seluruh dunia. Sang Buddha Parinirwana dalam usia delapan puluh tahun, pada bulan Waisaka purnamasidhi. Pada masa sekarang, hari kelahiran Beliau, hari Beliau mendapat pencerahan, dan hari Beliau Parinirvana, diperingati sebagai hari suci Waisak.
Buddha menurut umat Hindu
Dalam tradisi Hindu, Sang Buddha tidak memiliki posisi istimewa dalam Veda. Menurut kepercayaan umat Hindu, pada masa Kali Yuga, orang-orang mulai melupakan ajaran agama dan tindakan mereka melenceng atau tidak sesuai dengan Veda. Maka dari itu, Sang Buddha muncul untuk menyempurnakan kembali tindakan yang melenceng dari Veda dan menolak untuk menerapkan pengorbanan hewan.
Pada mulanya agama Buddha dianggap sebagai sebuah sekte oleh umat Hindu ketika ajarannya disebarkan di daratan India. Oleh umat Hindu, Siddharta sendiri dihormati dan diyakini sebagai salah satu penjelmaan (Awatara) Tuhan. Siddharta menolak diterapkannya lembaga kasta dan upacara-upacara dalam Veda, dan juga terdapat beberapa filsafat tersendiri yang berbeda dengan filsafat Hindu, sehingga sekte yang didirikan Siddharta Gautama menjadi agama tersendiri.

10 ) Kalki Awatara
Ini Awatara Dewa Wisnu yang belum muncul namun banyak kepercayaan  dan pemikiran mengenai kapan, bagaimana, di mana, dan mengapa Kalki Awatara muncul. Penggambaran yang umum mengenai Kalki Awatara yaitu beliau adalah Awatara yang mengendarai kuda putih (beberapa sumber mengatakan nama kudanya “Devadatta” (anugerah Dewa) dan dilukiskan sebagai kuda bersayap). Kalki memiliki pedang berkilat yang digunakan untuk memusnahkan kejahatan dan menghancurkan iblis Kali, kemudian menegakkan kembali Dharma dan memulai zaman yang baru.




Rabu, 12 Januari 2011

Dewa-Dewi mesir kuno

Dahulu ketika bangsa mesir memulai peradaban, mereka sering melihat sesuatu yang mereka anggap sebagai suatu yang indah sepeti sapi, burung, matahari,dll. mereka menganggap hal-hal ini sebagai sebuah kekuatan yang memiliki fungsi masing-masing, dan jadilah mereka memiliki keyakinan bahwa hal-hal indah dan kuat tersebuh adalah Dewa. Kemudian, setelah mereka mempercayai dewa-dewa tersebut, mereka sadar bahwa ada kekuatan-kekuatan yang jahat dan kuat seperti Buaya, anjing,dll. dari sini mereka ingin menjadikan kekuatan tersebut sebagai Dewa-dewa mereka, dengan tujuan untuk menjaga mereka dan melindungi dari kekuasaan para dewa.
Dahulu mesir memiliki banyak sekali dewa, namun terdapat satu dewa yang menurut bangsa mesir kuno adalah dewa tertinggi yaitu Ra(Amon-Ra). Ra dianggap dewa tertinggi karena Ra adalah dewa matahari.

1. Ra

Ra (sering diucapkan sebagai Rah, tetapi lebih tepat sebagai RE) adalah Mesir kuno dewa matahari. Pada kelima dinasti ia menjadi besar dewa dalam agama Mesir kuno, diidentifikasi terutama dengan matahari tengah hari, dengan dewa-dewi lain yang mewakili posisi lain dari matahari. Ra sangat banyak berubah dari waktu ke waktu dan dalam satu bentuk atau lain,kemudian ia berkata kepada matahari yang mewakili setiap saat sepanjang hari.kemudian disebut Heliopolis yang berarti “Kota Matahari” oleh orang Yunani Kuno.

kemudian,Ra bergabung dengan dewa Horus, sebagai Re-Horakhty. Ketika mencapai posisi penting dalam jajaran Mesir, ia dipercaya untuk memimpin langit, di bumi, dan di bawah tanah. Dia dikaitkan dengan elang, yang simbol dewa matahari lain yang melindungi fir’aun. Setelah dipasangkan dengan dewa-dewi fir’aun, anak-anak Hathor dianggap ayah oleh Ra.



2. Osiris

Osiris digambarkan dengan menggunakan mahkota, yang mirip dengan mahkota putih dari Mesir. Dia juga membawa crook dan cambuk.Lekukan diperkirakan untuk mewakili Osiris sebagai dewa gembala.Simbol mencambuk lebih pasti dengan cambuk gembala, terbang-menyapu, ia biasanya digambarkan dengan warna hijau (warna kelahiran kembali) atau hitam
(mengacu kepada kesuburan dataran banjir Sungai Nil).




3. Amon

Amon adalah seorang dewa dalam mitologi Mesir yang dalam bentuk Amun-Ra menjadi fokus dari sistem yang paling rumit di Mesir Kuno.Sebagai pencipta dewa, ia adalah juara kaum miskin dan pusat kesalehan pribadi.Amun diciptakan sendiri, tanpa ibu dan ayah, dan selama Kerajaan Baru ia menjadi ekspresi terbesar dalam dewa di Mesir teologi. Amun-Ra, juga seperti dewa pencipta, tidak secara fisik yang melahirkan alam semesta. Posisinya adalah sebagai Raja dewa. Dengan Osiris, Amun-Ra adalah yang paling banyak yang tercatat dalam dewa Mesir.



4. Isis

Isis adalah dewi di mesir kuno keyakinan agama, ibadah yang tersebar di seluruh dunia Yunani-Romawi.Dia dipuja sebagai ibu yang ideal, istri, pelindung alam dan sihir. Dia adalah teman budak, orang-orang berdosa, pengrajin, kaum tertindas, serta mendengarkan doa orang-orang kaya, gadis, bangsawan dan penguasa.Isis adalah dewi ibu dan kesuburan.


5. Hathor

Hathor adalah seorang Dewi Mesir Kuno yang dipersonifikasikan prinsip-prinsip feminin cinta, keibuan dan sukacita. Dia adalah salah satu yang paling penting dan dewa populer sepanjang sejarah Mesir Kuno. Hathor yang disembah oleh masyarakat umum yang sama dalam kuburan dia digambarkan sebagai “pemimpin Barat” menyambut orang mati ke kehidupan selanjutnya. Peran lain dia adalah seorang dewi musik, tari, dan kesuburan tanah asing yang membantu perempuan dalam proses melahirkan



6. Horus

Horus adalah salah satu dewa yang paling tua dan paling penting dalam agama Mesir kuno,yang di puja,setidaknya hampir akhir periode Predinastik melalui Yunani-Romawi. Berbagai bentuk Horuses dicatat dalam sejarah dan ini berbeda diperlakukan sebagai dewa oleh Mesir Kuno. Bentuk paling awal adalah Horus Falcon yang merupakan dewa pelindung Nekhen di Mesir.


7. Maat

Maat adalah Dewi Mesir kuno dengan konsep kebenaran,keseimbangan,keteraturan,hukum,moralitas dan keadilan. Dewi Maat juga di anggap sebagai Dewi yang mengatur bintang – bintang,musim,serta tindakan-tindakan baik manusia dan para dewa, yang mengatur alam semesta dari kekacauan. Setelah perannya dalam penciptaan dan terus mencegah kembali ke alam semesta dari kekacauan, peran utamanya dalam mitologi Mesir berurusan dengan penimbangan jiwa-jiwa yang terjadi di dunia bawah, bulu nya adalah ukuran yang menentukan apakah jiwa-jiwa ( dianggap berada di jantung) orang yang sudah meninggal akan mencapai surga dengan selamat.


8. Nephthys

Nephthys adalah dewi yang asalnya belum ditentukan, dengan nama Mesir kuno tidak berarti “Lady of the House,” seolah-olah menunjukkan kepada manusia.Dia tidak dengan cara apa pun harus diidentifikasi dengan beberapa gagasan tentang “ibu rumah tangga,” maupun sebagai wanita utama yang memerintah negeri umum rumah tangga. Ini adalah kesalahan meresap dan mengerikan, sering diulang-ulang, sangat banyak komentar-komentar tentang dewa ini. Sebaliknya, namanya berarti sangat khusus, Lady of the [Temple]


9. Anubis

Anubis adalah dewa untuk melindungi dari kematian dan membawa mereka ke alam baka. Dia biasanya digambarkan sebagai setengah manusia, setengah serigala, atau dalam bentuk serigala lengkap mengenakan pita dan memegang cambuk di lekuk lengannya.Para serigala itu sangat terkait dengan kuburan di Mesir kuno,tapi dengan warna daging yang membusuk dan dengan tanah hitam lembah Sungai Nil, melambangkan kelahiran kembali




10. Sobek

Di Mesir kuno,Dewa Sobek digambarkan sebagai buaya biasa, atau sebagai seorang laki-laki dengan kepala buaya. Ketika dianggap sebagai pelindung pasukan firaun, ia ditampilkan dengan simbol otoritas raja. Dia juga ditunjukkan bersama salibnya, yang mewakili kemampuannya untuk membatalkan jahat dan menyembuhkan penyakit.Ia pernah menjadi Sobek-Ra, ia juga ditunjukkan dengan cakram matahari di atas kepalanya, sebagai Ra adalah dewa matahari.



11. Thoth

Thoth dianggap sebagai salah satu dewa yang lebih penting dari dewa Mesir,

sering digambarkan dengan kepala dari suatu Ibis. Kepala-Nya berada di Khemennu tempat suci, di mana dia memimpin masyarakat setempat, kemudian berganti nama menjadi Hermopolis oleh orang-orang Yunani.


12. Sekhmet

Dalam Mesir kuno,Sekhmet digambarkan sebagai singa betina, pemburu paling sengit dikenal oleh Mesir. Dia dipandang sebagai pelindung dari fir’aun dan memimpin mereka dalam peperangan.

Sekhmet kemudian dianggap sebagai ibu Maahes, seorang dewa yang muncul selama Kerajaan Baru. Dia terlihat seperti singa pangeran, putra dari dewi


13. Khnum

Dalam Mesir Kuno,Khnum adalah salah satu dewa Mesir yang paling awal, awalnya dewa sumber Sungai Nil. Karena banjir tahunan Sungai Nil membawa lumpur dan tanah liat itu, dan membawa air kehidupan kepada sekitarnya, ia dianggap sebagai pencipta tubuh manusia anak-anak, yang dilakukan di roda tembikar, dari tanah liat, dan ditempatkan ibu mereka ‘rahim.

Dewa Horus vs Kristen

Pada masa kebudayaan mesir kuno, para penduduk pada masa itu memiliki kepercayaan Politheisme, yaitu menyembah banyak tuhan.. Tuhan tertinggi pada masa itu adalah dewa Osiris dan diganti kepada. menurut mitos Dewa osiris memiliki seorang istri dari golongan manusia Dewi Isis dan memperoleh anak yang diberi nama Dewa Horus ( dewa matahari ). Dewa Horus ini kelak akan menjadi Dewa tertinggi Menggantikan ayahnya Dewa Osiris yang dibunuh oleh Dewa kematian ( Dewa Anubis ).
Pada jaman Mesir kuno ,para penduduknya membangun sebuah tugu peringatan yang digunakan untuk simbol penyembahan Dewa Matahari ( Dewa Horus ), yang bernama Obelisk.
Namun yang akan kita bahas disina adalah hubungan Dewa horus dengan Kepercayaan Katholik yang berada di vatikan.
Divatikan,tepatnya di Saint Peter Square ada tugu yang sangat menyerupai Obelisk yag ada di Mesir. yang digunakan sebagai simbol kepada Tuhan Yesus. dan juga Simbol salib yang sangat di agungkan oleh Umat Kristen merupakan simbol dari Dewa matahari ( Dewa Horus ).
Disamping itu Kelahiran Yesus yang mereka percayai pada 25 Desember 2000 tahun silam merupakan akhir musim dingin dan awal berjaya matahari. menurut Kepercayaan Mesir kuno, 25 Desember adalah hari lahirnya Dewa Horus ( dewa Matahari ). maka seakan-akan Yesus adalah Putra Dewa Matahari sama seperti dewa Horus anak dari Dewa Osiris Dan Dewi Isis yang seorang manusia biasa. maka Yesus juga mereka Gambarkan lahir dari Maria yang seorang wanita biasa. juga sama dengan Hercules Putra Dewa Zeus yang Ibunya juga Manusia biasa.
Selain dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu, Mesir kuno, Kristen juga sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Yunani dan Romawi. Ini bisa kita lihat dari penggunaan bahkan bahasa yang digunakan dalam Alkitab.

 Gambar Yesus dan para Santo pun digambarkan sebagai  seorang yang ada cahaya matahari di atas kepalanya, hal ini sama dengan Dewa Horus, Budha dan Dewi Kwan Im. Selain itu Paus, juga memiliki sebuah tongkat kebesaran yang bergambar matahari.
Maka jelaslah bahwa sebenarnya yang disembah oleh orang Kristen bukanlah Yesus ( Isa Al masih ) melainkan sesosok putra Iblis yang diberi nama Yesus, sebagaimana dengan orang-orang mesir kuno yang menyembah Dewa Horus dan juga agama Budha yang menyembah Budha Gautama dan Dewi Kwan Im.
Agama Shinto di Jepang juga menyembah Dewa matahari.dan banyak lagi kebudayaan disunia ini yang mengajarkan penyembahan terhadap matahari.
Karena Itulah Nabi kita Muhammad SAW melarang kita sholat ketika matahari sedang terbit ataupun sedang terbenam.adapun Sholat shubuh dilakukan sebelum matahari terbit sedang Sholat Maghrib dikerjakan sesudah matahari sudah tenggelam dengan sempurna.tidak ada sholat yang dilakukan berbarengan denganterbit dan terbenamnya matahari, sedangkan sholat sunat pada saat gerhana adalah  dengan tujuan untuk mengingatkan kita bahwa matahari dan bulan hanyalah tanda dari Kekuasaan Allah. Allah lah yang mengusai dan mengatur keduanya. matahari dan bulan tunduk kepada Allah, maka janganlah menyembah matahari dan bulan namun sembahlah yang mengatur dan menguasai matahari dan bulan tersebut.

Iptek mengaku kalah pada Al'quran

Mungkin kita semua tahu bahwa kecepatan cahaya dan kecepatan elektromagnetik adalah kecepatan yang tercepat dijagad raya. namun hal yang baru di temukan pada abad 20 ini telah tertulis dalam Alquran semenjak 1400 tahun yang lalu.
sekarang mari kita hitung sama-sama kecepatan cahaya menurut rumus yang telah ditemukan oleh Ilmuwan-Ilmuwan terkemuka dan telah dijadikan pedoman oleh instutisi di seluruh dunia




US Berau of standard C =299792.4574 + 0.0011 km/ detik
The Britis National of physical laboratory C =299792.4590 + 0.0008 km/detik
Sekarang mari kita kaji apa yang Al'quran tulis tentang kecepatan cahaya.

Qs.10 Yunus :5
Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapka-Nya manzilah-manzilah ( jalan-jalan )bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan.Allah tidak menciptakan yang sedemikian itu kecuali dengan haq.Dia menjelaskan kepada orang-orang yang mengetahui.
Qs.21 Anbiya  :33
Dan Dialah yang telah menciptakan siang dan malam matahari dan bulan, masing-masing dari keduanya itu berjalan sesuai dengan garis edarnya.
Qs. 32 Sajdah :5
Dia mengatur urusan dari langit kebumi,kemudian ( urusan ) itu naik kepadanya dalam waktu 1 hari yang kadarnya 1000 tahun kadarnya menurut perhitunganmu



Sekarang mari kita kaji, 1 hari sang urusan yang =1000 tahun = 12.000 bulan
Cx t=12000 x L
dimana,
kecepatan = Sang urusan
t               = Waktu yang dibutuhkan
L              = Panjang rute edar bulan dalam 1 bulan
sistem kelender yang telah di uji ada 2 yaitu :
1 ) Sistem kelender sinodik, berdasarkan penampakan semu matahari dan bulan
      1 hari   = 24 jam
      1 bulan =  29.53059 hari
2 ) Sistem kelendersidereal , didasarkan pergerakan relatif bulan dan matahari terhadap bintang dan alam semesta 
     1 hari = 23 jam 56 menit dan 4.0906 detik = 86164.0906 detik
     1 bulan = 27.321661 hari
Selanjutnya peredaran bulan yang berbentuk oval yang panjangnya = L = v x t
dimana :
v           =  kecepatan bulan
t            = Priode peredaran bulan = 27.321661 hari
dan sudut yang dibentuk oleh bulan dalam kelender sidereal adalah :
a           = 27.321661 hari / 365.25636 hari x 360 derajat = 26.92848 derajat

apabila :
L    = v . T
v     = Ve * Cos a
Ve  = 3682.07 km/jam
a     = 26.92848 o
T    = 655.71986 jam
t      = 86164.0906 detik
Maka:
C . t = 12000 . L
C . t = 12000 . v . T
C . t = 12000 . (Ve * Cos a) . T
C     = 12000 . ve . Cos a . T / t

C     = 12000 * 3682.07 km/jam * 0.89157 * 655.71986 jam / 86164.0906 detik
C     = 299792.5 km/det
Sekarang,,, mari kita bandingkan antara perhitungan yg ditulis Qur’an dengan perhitungan abad 20.
Qur’an ————————————–> C = 299792.5 Km/detik
US National Bureau of Standards, ——> C = 299792.4574 + 0.0011 km/detik
The British National Physical Laboratory, C = 299792.4590 + 0.0008 km/detik
 Konferensi ke-17 tentang Penetapan Ukuran dan Berat Standar: ”Satu meter adalah jarak tempuh cahaya dalam ruang vacum selama jangka waktu 1/299792458 detik”.

Kesimpulan dari Profesor Elnaby:
“Perhitungan ini membuktikan keakuratan dan konsistensi nilai konstanta C hasil pengukuran selama ini dan juga mnunjukkan kebenaran AlQuranul karim sebagai wahyu yang patut dipelajari dengan analisis yang tajam karena penulisnya adalah ALLAH, Sang Pencipta Alam Semesta Raya.”



Elnaby, M.H, 1990, A New Astronomical Quranic Method for The Determination of The Greatest Speed C
Fix, John D, 1995, Astronomy, Journey of the Cosmic Frontier, 1st edition, Mosby-Year Book, Inc., St Louis, Missouri
Qur’anul Kariim, 611 M, ALLAH Azza Wa Jalla, Pencipta Alam Semesta Raya
 Qur’an Surat 32 Sajdah:
1. Alif laam miim
2. Turunnya Al-Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya, (adalah) dari Tuhan semesta alam.
3. Tetapi mengapa mereka mengatakan: “Dia Muhammad mengada-adakannya.” Sebenarnya Al-Quran itu adalah kebenaran dari Rabbmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; Mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk.

 
4. Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan 
 apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di ‘Arsy. tidak ada bagi kamu selain dari padanya seorang penolongpun dan tidak seorang pemberi syafa’at. Maka Apakah kamu tidak memperhatikan?
5. Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu



Jadi…  Islam TERBUKTI BENAR…
Adakah dalam kitab agama lain yg boleh menjelaskan soalan kecepatan cahaya ini???

Qs.4 Nisaa’:82. MAKA APAKAH MEREKA TIDAK MEMPERHATIKAN AL-QUR’AN? KALAU SEKIRANYA AL-QURAN ITU BUKAN DARI SISI ALLAH, TENTULAH MEREKA MENDAPAT PERTENTANGAN YANG BANYAK DIDALAMNYA.











Budha dan agamanya

 Agama Budha adalah agama duniawi sama seperti Hindu dan berbeda dengan agama langi ( Islam, kristen dan Yahudi ) agama budha di bawa Oleh Budha gautama seorang pangeran dari kerajaan India 2500 tahun yang lalu. agama Budaha jika diresapin lebih dalam ternyata lebih kepada sebuah kebudayaan bukan agama, karena itu juga agama budha di suatu negara berbeda dengan negara lain ini dikarenakan agama budha telah bercampur dengan kebudayaan dan kebiasaan penduduk setempat..

Budha sesuai sejarah mengajarkan pemikiran-pemikiran mendasar dan cara peribadatan secara lisan, Budha tidak meninggalkan peninggalan dalam bentuk tertulis sehingga ajaran budah tersebut diajarkan secara turun temurunselama 400 tahun sehingga akhirnya terkumpul dalam hukum pali. namin menurut para Ilmuwan dan cendikiawan perkataan yang terangkum dal hukum pali ini bukanlah perkataa dari sang Budha sepenuhnya tetapi perkataan yang sudah berubah-berubah sesuai dengan perjalanan abad dan tentunya juga perubahan-perubahan perilaku dan kebudayaan slama 400 tahun tersebut.
Kitab suci Agama Budha adalah Hukum Pali atau yang lebih dikenal dengan Tripitaka yang berarti 3 keranjang..tidak diketahui kapan penulisan kitab suci ini, namun menurut Ilmuwan dan Cendikiawan kitab ini ditulis pada abad ke satu sebelum masehi. di Srilanka

Kitab Tripitaka pada umumnya terdiri dari 3 bab yang masing-masing
Vinaya pitaka ( keranjang kedisplinan )
bab ini berisi aturan yang diperuntukan kepada para Bhiksu dan Bhiksuni, namun ada juga beberapa penyesuaian yang diperuntukan kepada orang selain Bhiksu
Suta pitaka ( keranjang pembahasan
bab ini berisi percakapan sang Budha ketika menerangkan gagasanya, namun kata-kata sang Budha yang diturunkan berabad-abad tersebut banyak mengalami perubahan-perubahan dan penyimpangan yang disesuaikan dengan kebudayaan dan kebiasaan pewaris nya
Abhidarma pitaka
Bab ini berisi Filsafat sang Budha dan Penerjemahan dari wejangan sang Budha


Para bhiksu pada saat ini menganggap bahwa perkataan sang Budha adalah suci dan mereka beribadah dan mengatur kehidupannya berdasarkan perkataan sang Budha tersebut. mereka melukiskan Budha sebagai tuhan sejati.

berikut adalah bentuk-bentuk penyimpangan dalam agama Budha.


Sebuah Agama Tak
Kenal Tuhan
Filsafat pemeluk Buddha mengingkari adanya Tuhan, di samping mendasarkan diri mereka pada beberapa akhlak kemanusiaan dan pelarian diri dari penderitaan duniawi. Tanpa dukungan intelektual atau ilmiah agama ini bersandar pada pemikiran kembar tentang karma dan kelahiran kembali (reinkarnasi), sebuah gagasan bahwa manusia akan terus terlahir kembali ke dunia ini, bahwa kehidupan mereka berikutnya ditentukan oleh perilaku mereka di kehidupan sebelumnya. Tak ada kitab Buddha yang merenungkan adanya sang Pencipta, atau bagaimana alam semesta, dunia, dan makhluk hidup terjadi. Tak ada kitab Buddha yang melukiskan bagaimana alam semesta diciptakan dari ketiadaan; atau bagaimana makhluk hidup menjadi ada; atau bagaimana menerangkan bukti, yang bisa dilihat di mana-mana di dunia ini, tentang penciptaan yang tak ada bandingannya. Menurut  tipu daya ajaran Buddha, bahkan tidak diperlukan adanya pemikiran tentang semua ini! Satu-satunya hal penting dalam kehidupan, yang dinyatakan oleh kitab-kitab Buddha, adalah menekan nafsu, menghormati Buddha, dan melarikan diri dari penderitaan.
Oleh sebab itu, sebagai sebuah agama, ajaran Buddha menderita karena cita-cita yang sangat sempit yang menghambat pengikutnya merenungkan pertanyaan mendasar seperti dari mana mereka berasal atau bagaimana alam semesta dan seluruh makhluk hidup terjadi. Jelas, agama ini menghalangi mereka bahkan dari memikirkan hal-hal ini dan menekan mereka ke dalam bentuk sempit kehidupan keduniawian mereka saat ini.
Agama Penindasan dan perbudakan
Usaha ajaran Buddha menihilkan seluruh nafsu manusia adalah sisi lain filsafatnya yang sempit. Allah menciptakan berkah dunia ini untuk manfaat dan kesenangan manusia, sehingga mereka bersyukur kepada-Nya. Oleh karena itu, Islam tidak memerintahkan manusia untuk menekan hawa nafsunya atau menanggung rasa sakit dan penderitaan. Sebaliknya, Islam mengajak mereka memanfaatkan hal-hal indah di dunia (tanpa perilaku yang menyimpang dan melawan hukum), bukan mengekang diri mereka tanpa kebutuhan, atau menyebabkan rasa sakit atas diri mereka sendiri. Oleh karena itu, Allah berfirman (Al-Qur'an, 7: 157) bahwa Nabi Muhammad SAW telah “memutuskan dari pengikutnya belenggu mereka”:

(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka temukan tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Pendeknya, Islam adalah agama pembebas yang menyelamatkan manusia dari kebiasaan dan larangan tak bermanfaat, tekanan sosial, dan kecemasan tentang apa yang mungkin dipikirkan orang lain. Agama ini mengajak mereka untuk membawa ketenangan, hidup damai dengan tujuan mendapat ridha Allah. Oleh karena itulah Nabi SAW dalam banyak perkataannya menganjurkan kita untuk menjadikan agama ini sederhana dan mudah.
“Mudahkanlah segalanya untuk manusia, dan jangan membuat kesukaran bagi mereka, dan tenangkanlah mereka (dengan kabar gembira) dan jangan menakuti mereka.”1
“Kamu telah diutus untuk memudahkan segalanya (untuk manusia) dan kamu tidaklah diutus untuk mempersulit mereka.”2
Ajaran Buddha memperbudak pengikutnya dalam biara-biara yang suram dan memaksa mereka hidup dalam penderitaan dan kemiskinan. Anehnya, agama ini melarang makanan yang baik, kebersihan, kenyamanan, anugerah yang Allah ciptakan untuk manusia, menerima penderitaan sebagai kebaikan dan menganjurkan pengikutnya untuk menuju kehidupan yang menyedihkan.
Bagi biksu dan biksuni Buddha, kehidupan itu penuh segala jenis kesukaran. Mereka dilarang bekerja atau mempunyai hak milik, wajib mencari makan untuk diri sendiri dari pintu ke pintu dan mengemis dari manusia, dengan menadahkan tangannya. Karena hal inilah, para biarawan Buddha ini sering disebut biksu/bhikku (pengemis) oleh masyarakat. Para biksu Buddha dilarang menikah atau punya kehidupan berkeluarga dalam bentuk apa pun; mereka mungkin hanya punya satu jubah, yang harus dari kain bermutu rendah berwarna kuning atau merah.
Di samping jubah ini, satu-satunya milik mereka yang lain adalah tempat tidur yang sulit dipakai tidur, silet untuk mencukur kepala mereka, kotak jarum untuk mereka gunakan, sebotol air, dan sebuah mangkuk untuk mengemis. Mereka hanya makan satu kali sehari, umumnya berupa roti dan nasi yang diberi bumbu dan minum air atau air cucian beras. Mereka harus menyelesaikan makan sebelum siang dan tidak diizinkan makan apa pun hingga keesokan harinya. Makanan lain, bahkan obat-obatan dianggap kemewahan terlarang. Seorang biksu dapat makan daging, ikan, atau sayur hanya jika ia sakit, itu pun hanya dengan izin biksu yang lebih tinggi derajatnya. Pendeknya, kekangan ajaran Buddha adalah bentuk penyiksaan diri.
Keadaan ini adalah perwujudan kebenaran ayat dalam Al-Qur'an (10:44) yang menyebutkan. “Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.” Namun, bagi mereka yang percaya pada-Nya dan mengabdikan dirinya kepada-Nya, Allah menjanjikan kehidupan yang sangat baik, baik di dunia ini maupun di akhirat kelak. Bagi mereka diberikan baik berkah di dunia ini maupun di akhirat. Menurut Al-Qur'an (7:32):

Katakanlah, "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat." Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.

Sisi gelap lain dari ajaran Buddha adalah keputusasaan (rasa pesimis). “Nirwana” yang dijanjikan untuk pemeluknya tidak lebih dari pemutusan gila atas seluruh hubungan dengan kehidupan dengan pemikiran menyedihkan yang membawa pandangan suram tentang dunia. The Catholic Encyclopedia (Ensiklopedia Katolik) menggambarkan sisi gelap ajaran Buddha ini dengan:
Kerusakan parah lain ajaran Buddha adalah rasa pesimisnya yang keliru. Pikiran yang kuat dan sehat memberontak melawan pandangan suram bahwa hidup ini tidak layak dijalani, bahwa setiap bentuk keberadaan kesadaran adalah kejahatan. Pendirian ajaran Buddha ini ditentang oleh suara alam dengan keras yang menyuarakan harapan dan suka cita. Ini adalah protes melawan alam karena memiliki kesempurnaan hidup yang masuk akal. Ambisi tertinggi ajaran Buddha adalah menghancurkan kesempurnaan itu dengan membawa seluruh makhluk hidup menuju keteduhan Nirwana tak sadar. Ajaran Buddha oleh karenanya bersalah karena kejahatan besar melawan alam, sehingga menyebabkan ketidakadilan pada pribadi-pribadi. Semua nafsu yang sah harus ditekan. Kedamaian tak berdosa dikutuk. Penciptaan musik dilarang. Penelitian ilmu alam diabaikan. Perkembangan pikiran dibatasi hanya untuk mengingat kitab-kitab Buddha dan mempelajari metafisika Buddha, yang nilainya sangat kecil. Cita-cita Buddha di dunia adalah pengabaian yang kaku dalam segala hal.
Islam tidak membuat pengikutnya acuh tak acuh; sebaliknya, Islam menghimbau mereka pada semangat, aktivitas, dan kebahagiaan. Semua orang yang menganut ajaran Islam sangat tanggap pada apa yang terjadi di sekeliling mereka. Mereka tidak memandang dunia seperti ajaran Buddha, sebagai kekacauan yang menipu mata, melainkan tempat ujian, sebuah ajang tempat mereka mengamalkan ajaran akhlak tinggi Al-Qur'an.  Oleh karena itu, sejarah Islam penuh dengan para pemimpin yang adil dan berhasil yang memastikan kehidupan yang nyaman dan bahagia untuk rakyatnya. Dan bertentangan tajam dengan hal ini, ajaran Buddha hanya menghasilkan pengikut yang menyedihkan yang membuat dirinya sendiri menderita, menyeret diri mereka sendiri dan orang lain pada kemandekan dan kemiskinan, dengan satu-satunya pemecahan untuk masalah yang mereka hadapi ialah mengorbankan diri sendiri. Inilah salah satu tipu daya terbesar yang dimainkan setan atas manusia.
Keyakinan pada Karma 
Ajaran karma menganggap bahwa segala hal yang dikerjakan manusia akan membawa dampak bagi dirinya cepat atau lambat, dan akan mempunyai dampak atas apa yang disebut sebagai kehidupan selanjutnya. Menurut keyakinan ini, manusia akan terus terlahir kembali ke dunia ini, di mana mereka harus menanggung akibatnya dalam kehidupan berikutnya atas apa yang telah mereka lakukan di masa lalu. Ajaran Buddha mengingkari adanya Tuhan dan yakin bahwa karma adalah kekuatan tersendiri yang mengatur segala sesuatu.
Karma adalah kata Sanskerta yang berarti “tindakan,” dan mengacu pada hukum sebab akibat. Menurut orang yang meyakininya, seseorang akan mengalami di masa yang akan datang apa yang telah ia lakukan di masa lalu, baik atau buruk. Masa lalu adalah kehidupan manusia sebelumnya; masa depan dianggap sebagai kehidupan baru yang akan dimulai setelah kematian. Menurut keyakinan ini, setiap orang yang miskin dalam kehidupan ini membayar dengan kemiskinannya harga kejahatan yang ia lakukan di kehidupan sebelumnya. Keyakinan takhayul ini juga menyatakan bahwa dalam kehidupan berikutnya, seorang yang jahat bisa “diturunkan derajatnya”  dalam kelahiran kembali sebagai binatang atau bahkan tanaman. 
Keyakinan Budha terhadap akhirat 
Keyakinan ajaran Buddha pada karma tidak memberi ruang pada keyakinan akan akhirat, surga, atau neraka. Keyakinan palsu dan sesat ini (gagasan akan kembalinya seseorang ke dunia setelah kematian terus menerus) bertentangan dengan apa yang diwahyukan Allah dalam Al-Qur'an. Dalam The Religions of India, Edward Washburn Hopkins, seorang profesor Sanskerta dan Ilmu Filsafat Perbandingan, menerangkan bahwa ajaran Buddha tidak percaya pada kehidupan akhirat:

Seorang Muslim yang mengkaji Alkitab


Banyak yng mengatakan bahwa ' Sesiapa yang percaya kepada yesus maka akan masuk surga ' artinya siapa saja yang percaya Yesus mati disalib untuk menebus dosa seluruh umat manusia dan mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan maka ia akan masuk surga. serta siapa saja yang rela di Baptis dan menjadi pengikut Yesus maka Ia akan masuk surga.
Namun Isi dari Alkitab sangat bertentangan dengan teori diatas,, Alkitab mengatakan bahwa hanya 144.000 saja yang akan masuk surga.
Jadi bagaimana dengan sisanya seluruh umat Kristen semenjak kematian Yesus sehingga sekarang yang jumlah nya sudah pasti puluhan atau mungkin ratusan miliar? apakah mereka akan masuk surga seperti keyakinan mereka?




Menurut Alkitab, tidak ada satupun pintu  dari seluruh pintu surga yang akan menerima mereka, pintu-pintu tersebut menurut alkitab hanya diperuntukan buat 12 suku Israel karena pintu-pintu tersebut sudah bertuliskan 12 suku Israel. jadi bagai mana dengan pengikut Yesus yang lain?
Jawabannya hanya satu, Yesus tidak akan bertanggung jawab karena Yesus diutus bukan Untuk seluruh manusia tetapi Yesus Diutus hanya untuk suatu kaum  yaitu Yahudi dan Orang-orang Diluar suku Yahudi yang mengakui kenabian Isa a.s (Yesus ) bukan ketuhanan Nabi Isa as karena disamping Yesus sendiri termasuk orang Yahudi, Agama yang dibawa nabi Isa juga Agama yang belum sempurna sama Seperti Agama yang dibawa Nabi-Nabi sebelum Nabi Isa ( Yesus ) dan agama yang sempurna itu akan di bawa oleh Nabi Muhammad SAW . seperti yang tertulis dalam Alquran.

Selain itu Yesus ( Isa as ) sama sekali tidak pernah disalib dan belum mati hal itu jelas tertulis dalam Alquran dan Alkitab sendiri dan juga Yesus ( Isa as ) tidak pernah mengaku sebagai Tuhan Justru dia mengaku utusan dari Allah SWT.




Senin, 10 Januari 2011

Trimurti vs Trinitas

 Kebudayaan Hindu adalah kebudayaan tua didunia yang banyak mempengaruhi budaya-budaya diseluruh dunia termasuk dalam hal kepercayaan. dalam hal ini terdapat sesuatu yang menarik antara kepercayaan Hindu dengan kepercayaan Yunani yaitu terdapat persamaan Dewa dalam dua kebudayaan tersebut.

Yunani                            Hindu
-Herakles                    -Hera kala
-Theseus                      -Thasa
-Kentauren                  -Kentura
-Rhadamantus             -Rhadamanta
-Aeakus                        -Ahka
-Andromeda                 -Andra medha
-Jupiter                         -Jupitri
 DLL
  Keunikan lainnya nadalah kedua antara yunani dan hindu dalam penyebutan diatas juga sama,, ini membuktikan adanya hubungan atau perpaduan dalam kebudayaan yunani dan hindu.





Hubungan kebudayaan Yunani tersebut juga berujung kepada pengaruh Hindu terhadap Kristen karena walaupun Yesus lahir di Palestina dan dalam lingkungan Yahudi, tetapi penulisan kitab Perjanjian Baru sepenuhnya ditulis dalam bahasa Yunani, padahal seharusnya penulisan Injil dalam bahasa Ibrani yaitu bahasa kaum Yahudi kaum dari Yesus sendiri, Namun kenyataannya penulisan bahasa Injil dalam bahasa Yunani. Ini membuktikan perkembangan agama Kristen berada dibawah Yunani dan Yunani sendiri berada di bawah pengaruh Hindu.

Trimurti ( hindu ) vs Trinitas ( Kristen )
Dalam agama Hindu terdapat Istilah Trimurti  yaitu kesatuan dari 3 dewa tertinggi yaitu 
Dewa Brahma ( Pencipta ) 
Dewa Wisnu ( Pemelihara )
Dewa Siwa ( Perusak ) 

Dalam agama Kristen terdapat Istilah Trinitas
 yaitu
 Allah ( Bapa )
 Anak ( Yesus )
 Roh Kudus

Kelahiran Kreshna Menurut Athar Veda
Pada suatu malam,waktu Raja Kansa tak dapat tidur Berdirilah Baginda di teras istanaya, didorong oleh kekuatan ghaib,Ia melihat bintang bergerak dan jatuh kebumi. maka ia bertanya kepada istrinya Nyusumba ( Penyihir yang menyembah Dewi Kali Istri Dewa Siwa ) Namun Istrinya tersebut tidak mengetahui nya, maka dipanggilah Brahmana-Brahmana untuk melihat bintang itu dan menceritakan kebenarannya.lalu brahmana-brahmana tersebut menceritakan Itulah tanda Tuhan ( Dewa Wisnu ) turun ke dunia dalam tubuh manusia (Devanaki ) anak dari saudara perempuan Raja Kansa sendiri.Anak itulah yang menjadi Tuhan di dunia dan Raja dunia
















10 awathara (Reinkarnasi Dewa wisnu di dunia )


















Kelahiran Yesus Kristus menurut Injil Matius

Yang ditandai dengan adanya bintang cemerlang yang bergerak,dan berhenti tepat dimana tempat Yesus Dilahirkan.

Maka bisa kita ambil kesimpulan dari persamaan-persamaan tersebut.

Bapa ( Allah )         adalah         Jupitri (dewa Brahma )
Anak ( Yesus )       adalah         Krishna ( Dewa Wisnu )
Roh kudus              adalah         Dewa Siwa

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

KETURUNAN SIAM MALAYSIA.

Walaupun saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan siam malaysia,saya tetap bangga saya adalah thai malaysia.Pada setiap tahun saya akan sambut perayaan di thailand iaitu hari kebesaraan raja thai serta saya memasang bendera kebangsaan gajah putih.

LinkWithin