Isnin, 30 September 2013

PENDIDIKAN SEKS YANG SESUAI DI AJAR MELALUI SALURAN AJARAN AGAMA ISLAM

Pengetahuan tentang seks memang diperlukan tapi bagaimana untuk menerapkannya, tanpa menimbulkan dampak negatif. Ini lah yang menjadi pemikiran dan tanggung jawab kita, tidak terkecuali para tokoh agama. Pendidikan seks yang sesuai tuntunan islam tentunya membantu mengurangi dampak negatifnya. Maka dari itu pemikiran dari dr.H. Ali Akbar ini yang juga ahli di bidang agama, pendidikan, sains, politik, hingga sastra bisa dijadikan acuan dalam  pemahaman pendidikan seks.


Pendidikan Seks sesuai tuntunan Islam sering disampaikan oleh dr. H. Ali Akbar, seorang tokoh muslim yang mempunyai keahlian di berbagai bidang. Untuk mengetahui lebih jelas tentang dr. H. Ali Akbar bisa dilihat di profil H. Ali Akbar.


Menurut Ali Akbar, pendidikan seks remaja boleh diberikan bila disertai
pendidikan agama dan dasar iman, karena tanpa itu semua pendidikan seks justru akan menambah rusaknya moral remaja. Ali akbar juga menjelaskan pengertian pendidikan seks yaitu mendidik nafsu syahwat sesuai dengan ajaran Islam supaya ia menjadi nafsu yang dirahmati Allah guna menciptakan suasana ketenangan dan kebahagiaan dalam rumah tangga, tempat mendidik keturunan yang taat kepada Allah, dan supaya manusia menjauhi zina.
Dalam memberikan pendidikan seks menurut Ali Akbar harus sesuai dengan tuntunan ajaran agama, yaitu sebagai berikut:
  1.  Islam memberikan penegasan mengenai adanya perbedaan antara pria dan wanita dalam hal anatomi, fisiologi, dan psikologi. Misalnya, wanita mengalami haid, hamil, melahirkan, dan menyusui.
  2. Islam menjelaskan beberapa hukum yang berkenaan dengan kehidupan seks, seperti kewajiban memisahkan tempat tidur bagi anak laki-laki dan perem- puan yang beranjak dewasa, perlunya anak laki-laki dikhitankan, mandi wajib sesudah junub dan mimpi basah bagi laki-laki.
  3. Islam memberikan tuntunan mengenai tata cara hubungan suami-istri, seperti diterangkan dalam hadis riwayat Aisyah binti Abu Bakar, ketika ia ditanya bagaimana cara Rasulullah SAW berjunub. Aisyah menjawab, “Dia tidak melihat punyaku dan aku pun tidak melihat punyanya.”
Tujuan pendidikan seks dalam Islam adalah hidup bahagia dalam rumah tangga yang akan memberikan sakinah (ketenangan), mawadah, dan rahmah (kasih sayang), serta keturunan Muslim yang taat kepada Allah SWT dan selalu mendoakan orang tuanya.
Semoga apa yang diutarakan dr. H. Ali Akbar ini memberikan pencerahan untuk pengembangan pendidikan seks yang dapat diterapkan dengan dasar islamiyah.


Tiada ulasan:

Catat Ulasan

KETURUNAN SIAM MALAYSIA.

Walaupun saya sebagai rakyat malaysia yang berketurunan siam malaysia,saya tetap bangga saya adalah thai malaysia.Pada setiap tahun saya akan sambut perayaan di thailand iaitu hari kebesaraan raja thai serta saya memasang bendera kebangsaan gajah putih.

LinkWithin